MYCELX menghadirkan teknologi pengolahan air ke Permian Basin TX

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teknologi pengolahan air baru yang lahir dari tumpahan minyak Exxon Valdez tahun 1989 kini mulai diterapkan di Cekungan Permian.

Pendiri MYCELX Hal Alper mengembangkan polimer MYCELX, bahan yang mengikat hidrokarbon secara permanen dan kimiawi melalui kontak, bukan sekadar menyaringnya. Pada tahun 1994, ia mendirikan MYCELX Technologies bersama veteran industri perminyakan John Mansfield Sr. Perusahaan ini telah berkembang dari inovasi polimer tunggal menjadi penyedia pengolahan air global dengan keahlian dalam pengolahan air terproduksi di seluruh operasi darat dan lepas pantai.

Menyusul keberhasilan penerapannya di seluruh dunia, perusahaan baru-baru ini mengubah strateginya untuk fokus pada Permian Basin, dengan alasan penciptaan nilai dan peningkatan kinerja yang dihasilkan teknologinya dalam pengolahan air terproduksi.

MYCELX menawarkan dua sistem pengolahan utama untuk klien Permian Basin yang bekerja sama, kata Garrett Rasor, manajer pengembangan bisnis minyak dan gas.

Salah satunya adalah MAC — MYCELX Advanced Coalescer — dan yang kedua adalah REGEN, Regenerative Media Filter. Jika digabungkan, teknologi ini dapat memulihkan 99% minyak berkualitas penjualan dari air terproduksi sekaligus mengumpulkan padatan tersuspensi. Rasor mengatakan, pengolahan tersebut bisa digunakan sebelum air dialirkan ke sumur pembuangan air asin.

Baca Juga :  Starter Denver Nuggets Meninggalkan Pertandingan Warriors Karena Cedera

Rasor mengatakan sistem ini juga dapat digunakan sebagai pengolahan awal untuk teknologi yang memproses air terproduksi untuk digunakan kembali, desalinasi, atau penguapan.

REGEN adalah filter media yang dapat dicuci kembali yang menghasilkan air berkualitas daur ulang yang dapat ditempatkan di kolam frac atau dijual ke perusahaan tengah atau pengolahan. Dia mengatakan sistem ini beroperasi dalam ukuran kecil.

Kedua teknologi ini juga hemat biaya karena tidak memerlukan bahan kimia, tidak menghasilkan emisi, dan tidak memerlukan tenaga kerja karena dilakukan secara otomatis.

Jim Weidler, wakil presiden eksekutif pengembangan bisnis, mengatakan perusahaan mendapatkan proyek skala lapangan pertamanya yang menggunakan REGEN di Permian Basin pada bulan November oleh operator midstream besar. Ini akan mulai beroperasi pada kuartal ketiga atau keempat, katanya.

Baca Juga :  Cara menonton Piala Dunia 2026 gratis: Tempat streaming setiap pertandingan perempat final seharga $0

Weidler menyebut proyek ini sebagai pameran perusahaan dan mengatakan bahwa hal itu menghasilkan minat yang signifikan, bersama dengan teknologi MAC.

Perusahaan baru-baru ini melakukan studi percontohan dengan operator super besar di Delaware Basin menggunakan sistem MAC dan REGEN dua tahap untuk meningkatkan perolehan minyak, mengurangi padatan, dan memenuhi spesifikasi kualitas air daur ulang. Setelah pengumpulan data selama tiga bulan dan 55 hari, perusahaan menemukan bahwa teknologi yang dipasangkan tersebut mampu menerima cairan yang diproduksi dari pipa dan melampaui spesifikasi minyak dan lemak kurang dari 15 bagian per juta, dengan rata-rata pengukuran minyak dalam air limbah sebesar 11,64 bagian per juta.

Di masa depan, Weidler mengatakan perusahaannya berharap dapat menawarkan teknologi pengolahan PFAS ke Cekungan Permian.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru