Warta Aspirasi, JAKARTA,- BEI bersama SRO resmi membuka ajang Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026, Kamis (5/11). Acara tahunan yang diselenggarakan di Main Hall BEI, Jakarta, ini berlangsung selama tiga hari pada 5–7 November 2026.
Penyelenggaraan CMSE tahun ini menjadi momen penting untuk merangkul lebih banyak masyarakat agar mengenal pasar modal lebih dekat. Berdasarkan data terbaru, jumlah investor di pasar modal Indonesia kini telah mencapai angka sekitar 32,7 juta investor.
Melalui acara ini, BEI ingin mendorong masyarakat tidak hanya ikut-ikutan berinvestasi, tetapi juga memulainya dengan pengetahuan yang benar, perencanaan yang matang, serta pemahaman yang baik terhadap risiko.
Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, dalam sambutannya saat pembukaan acara pada Kamis, (5/11), menekankan bahwa lonjakan jumlah investor pasar modal harus berjalan selaras dengan peningkatan pemahaman publik mengenai instrumen keuangan.
Menurutnya kesiapan menghadapi masa depan yang lebih baik wajib diawali dengan pengetahuan yang memadai, perencanaan terarah, dan konsistensi tinggi.
“Investasi seperti sebuah maraton. Bukan sekadar tentang seberapa cepat seseorang memulai atau seberapa jauh target yang ingin dicapai, melainkan tentang bagaimana seseorang mempersiapkan diri, menjaga ritme, dan bertahan secara konsisten demi mencapai garis akhir,” jelas Jeffrey.
Menurutnya setiap investor memiliki titik awal serta profil keuangan yang beragam, pemahaman terhadap berbagai pilihan instrumen investasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pribadi menjadi sebuah keharusan.
Dukungan penuh juga diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) demi memperluas literasi dan inklusi keuangan secara merata. Dengan langkah awal yang konsisten dan dibekali informasi yang tepat, masyarakat diharapkan bisa lebih siap membuka peluang finansial demi masa depan yang lebih aman.(*)
Penulis : Redaksi









