Pentagon pada hari Senin merilis nama dua anggota militer AS yang terbunuh. “Letnan Satu Tyler James Feehan, 25, dari Pantai Ewa, Hawaii tewas dalam aksi pada 18 Juli 2026, dan Prajurit Isabella Gonzales, 19, dari Carrollton, Texas, tewas dalam aksi pada 17 Juli 2026, dalam serangan musuh di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania. Insiden tersebut sedang diselidiki,” bunyi pernyataan itu.
Sejak AS dan Israel melancarkan serangan awal terhadap Iran pada 28 Februari, diperkirakan 17 personel militer AS tewas dalam perang tersebut. Terdapat jeda dari permusuhan aktif setelah penandatanganan Nota Kesepahaman pada tanggal 17 Juni, yang menetapkan ketentuan perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari untuk memberikan waktu bagi negosiasi lebih lanjut untuk dilakukan.









