Catatan MTQ Seluma: Urgensi Kemurnian Tauhid dalam Penyelenggaraan MTQ Provinsi Bengkulu

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 17:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh:
Herwan Saleh 
(Wakil Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Provinsi Bengkulu)

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Bengkulu di Seluma tahun 2026 merupakan agenda mulia yang patut kita apresiasi. Namun, demi menjaga keberkahan acara, pemerintah dan beberapa pihak terkait lainnya perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis penyelenggaraannya.

​Sangat disayangkan, terdapat dugaan penggunaan jasa pawang hujan di arena utama Masjid Raya Baitul Falihin. Sebagai kegiatan yang mengagungkan kalam Allah, menyandingkan ritual keagamaan dengan praktik yang bersinggungan dengan syirik adalah hal yang sangat kontradiktif.

​Landasan Syariat dan Akidah

​Dalam pandangan Islam, memohon kendali cuaca kepada selain Allah melalui perantara yang tidak syar’i dapat mencederai kemurnian akidah. Allah SWT berfirman:

​“Hanya milik Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri…” (QS. Al-An’am: 59)

​Selain itu, Rasulullah SAW telah memberikan peringatan tegas terkait praktik-praktik yang mengarah pada perdukunan atau ramalan:

​“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkan apa yang dikatakannya, maka sungguh ia telah kufur kepada apa yang diturunkan kepada Muhammad (Al-Qur’an).” (HR. Ahmad)

​Kita tentu tidak ingin kegiatan yang bertujuan mensyiarkan Al-Qur’an justru kehilangan keberkahannya karena adanya praktik yang menjauhkan kita dari tauhid.

Baca Juga :  Jangan Golput! Garda Rafflesia-KPU Gelar Sosialiasi

​Solusi Berbasis Ilmu Pengetahuan

​Sebagai insan yang didorong untuk terus berinovasi, kita memiliki solusi modern yang sejalan dengan sunnatullah dan tidak merusak iman. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) adalah pilihan yang jauh lebih rasional dan murah.

Baca Juga :  Teguh untuk Meneguhkan PWI

​TMC dilakukan dengan cara menyemprotkan serbuk garam ke awan menggunakan drone untuk memicu hujan turun lebih awal di lokasi yang berbeda. Ini adalah ikhtiar lahiriah berbasis sains yang sepenuhnya dapat dipertanggungjawabkan secara akidah.

​Harapan dan Langkah Kedepan

​Saya mendorong pihak penyelenggara untuk lebih berhati-hati dalam mengambil kebijakan. Perlu ada sanksi atau teguran administratif bagi pelaksana yang mengabaikan aspek religiusitas ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

​Mari kita jaga kemurnian ibadah kita dengan tetap mengedepankan akal sehat dan iman yang lurus.(*)

Berita Terkait

Ruang Literasi, Bung Willy dan Gen Z yang Menolak Dungu
Menembus Batas Formalitas: Mengembalikan Ruh Monitoring dan Evaluasi di Era Banjir Aplikasi
Kebijakan Bantu Rakyat Harus Menjadi Darah Daging Gerakan
Teguh untuk Meneguhkan PWI
Catatan 100 Hari Helmi Hasan: Mahasiswa Mesti Belajar Metodologi Ilmiah Riset Sosial Yang Benar Sebelum Dipublis
PWI Pusat Tetapkan Ahmad Muzani sebagai Anggota Kehormatan : Apresiasi bagi Mantan Wartawan Berintegritas
Bertemu Wartawan Top
Strategi Indonesia dalam Menghadapi Dinamika Geopolitik Global

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Mayat pendayung yang hilang di Taman Negara Bagian Danau Pueblo ditemukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Argentina akan menjalani ujian pertamanya melawan Bolivia setelah era Messi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Susunan pemain yang diproyeksikan, penjaga gawang awal untuk hari ini

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Falcons, DT Gervon Dexter Sr. menyetujui persyaratan perpanjangan kontrak empat tahun

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:00 WIB

Tantangan aneh dalam pertandingan playoff MLB membingungkan penggemar

Kamis, 1 Oktober 2026 - 04:00 WIB

Phil Mickelson Masuk Pusat Perawatan untuk Trauma dan Kecanduan Keluarga

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:36 WIB

Mengapa Saham Alfabet Muncul pada hari Rabu

Kamis, 1 Oktober 2026 - 03:00 WIB

Cincinnati Reds: Bagaimana penggemar terbesar Joey Votto akhirnya bertemu pahlawannya | Olahraga

Berita Terbaru