KEPAHIANG,- Pemkab Kepahiang terus berupaya menstimulus pertumbuhan ekonomi daerah di tengah tantangan dinamika ekonomi global. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah dengan mendorong penguatan daya beli masyarakat secara internal, memanfaatkan potensi besar dari sektor Aparatur Sipil Negara (ASN).
Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip secara resmi mengeluarkan imbauan strategis yang ditujukan kepada seluruh ASN di Kepahiang melalui surat edaran nomor: 500/411/Bag.4/2026. Para abdi negara tersebut diajak untuk menjadi motor penggerak perekonomian lokal dengan mengalihkan aktivitas belanja kebutuhan sehari-hari ke pasar-pasar tradisional dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang tersebar di wilayah Kepahiang.
Langkah ini dinilai strategis mengingat jumlah ASN di Kepahiang yang cukup besar memiliki potensi daya beli kolektif yang tinggi. Jika potensi ini dioptimalkan di dalam daerah, perputaran uang di tingkat pedagang kecil dipastikan akan meningkat tajam.
Dalam imbauannya, Bupati Zurdi Nata menekankan dua poin krusial yang diharapkan dapat segera diimplementasikan oleh seluruh jajaran aparatur pemerintah. Poin pertama adalah komitmen untuk mengutamakan pemenuhan kebutuhan dapur dan rumah tangga di pasar domestik.
“Kami mengimbau dan mengajak seluruh ASN di Kabupaten Kepahiang untuk membiasakan diri berbelanja kebutuhan pokok sehari-hari di pasar tradisional setempat. Kehadiran ASN di pasar-pasar rakyat akan memberikan dampak instan bagi peningkatan omzet para pedagang kecil,” ujar Zurdi Nata.
Menurut Bupati, pasar tradisional bukan sekadar tempat transaksi ekonomi, melainkan urat nadi perekonomian daerah yang langsung menyentuh lapisan masyarakat bawah. Dengan berbelanja di pasar lokal, ASN turut berkontribusi langsung dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan roda usaha pedagang kaki lima serta pelaku usaha rumahan tetap berputar.
Poin kedua yang tidak kalah penting dalam arahan tersebut adalah ajakan untuk mencintai dan menggunakan produk-produk lokal hasil usaha masyarakat Kepahiang sendiri. Mulai dari komoditas pertanian, kuliner, hingga produk kerajinan tangan.
Kabupaten Kepahiang memiliki ragam produk unggulan, salah satunya sektor kopi dan hortikultura, yang kualitasnya tidak kalah bersaing dengan produk luar. Dengan membeli produk asli daerah, ASN tidak hanya membantu permodalan pelaku UMKM, tetapi juga ikut menumbuhkan rasa bangga terhadap produk lokal (local pride).
“Dukungan terbaik yang bisa kita berikan kepada pelaku usaha dan pengrajin kita adalah dengan membeli dan mengonsumsi produk mereka. Sinergi ini akan melahirkan ekosistem ekonomi yang mandiri, di mana masyarakat memproduksi dan kita yang mengonsumsinya,” tambah Bupati.
Melalui gerakan bela dan beli produk lokal ini, Pemkab Kepahiang optimistis inflasi daerah dapat ditekan secara berkala, lapangan kerja informal tetap terjaga, dan kesejahteraan masyarakat di bumi Sehasen dapat terus meningkat secara merata.(*/adv
Penulis : Defi Parisa
Editor : Tiwi Supiah









