Gol Nilson Angulo mengikat Ekuador melawan Jerman pada laga yang akan dilangsungkan 25 Juni 2026 ini. Lagu simbolis Ekuador yang lahir pada kualifikasi 2002 berdering di Stadion MetLife di New Jersey yang dicat kuning dan putih.
Ini tentang tema ‘Ekuador, si se puede’, oleh Damiano, yang juga tak lepas dari semangat ratusan suporter yang meneriakkan gol yang membuat skor menjadi 1-1.
Gol Angulo tercipta pada menit kedelapantujuh menit setelah Jerman membuka skor di awal pertandingan.
Bola masuk ke dalam gawang Jerman melepaskan euforia para penggemar Mereka berharap kemenangan agar Ekuador bisa masuk ke tabel partai ketiga terbaik.
Teriakan ‘ya kami bisa’ terdengar di dalam stadion di tengah keriuhan, usai tekanan yang diberikan pelatih Sebastián Beccacece kepada sang rival.

Lagu Damiano ‘Ekuador, si se puede’ ditonton lebih dari 300.000 kali di Spotify dan di setiap pertandingan La Tri membangkitkan emosi seluruh negara yang tidak pernah berhenti bermimpi besar.
Sejak Piala Dunia 2022 di Qatar, FIFA mengadopsi tradisi bahwa, dengan setiap gol, tim memilih lagu yang mewakili negaranya untuk diputar di stadion.
Tim Ekuador mengadopsi artis nasional modis, pemain reggaeton Esmeraldeño Jombriel, yang bersama Javier Neira merilis lagu “La Tri”, yang diadopsi sebagai lagu Piala Dunia Tricolor. Lagu lain yang dipilih adalah lagu tradisional “Aku ingin bangun sambil bermimpi”.









