BENGKULU,- Langkah strategis diambil Pemkab Kepahiang mempercepat laju pembangunan daerah. Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.Ip., secara langsung membawa aspirasi masyarakat ke hadapan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas RI, Rachmad Pambudy, dalam pertemuan di Aula Merah Putih Bengkulu, Kamis (23/4/2026).
Pertemuan tersebut menjadi panggung penting bagi Bupati Zurdi Nata memaparkan cetak biru pembangunan Kepahiang ke depan. Dengan fokus pada pemerataan infrastruktur dan penguatan ekonomi kerakyatan, Bupati mengajukan lima program prioritas dengan total kebutuhan anggaran Rp181 miliar.
Solusi Konkret untuk Aksesibilitas: Jalan Langgar Jaya
Salah satu sorotan utama dalam paparan Bupati adalah pembangunan akses vital, yakni Jalan Langgar Jaya. Memahami keresahan warga yang selama ini mengalami kendala mobilitas serius, bahkan hingga sempat viral karena tantangan akses saat kedukaan. Bupati menegaskan bahwa perbaikan jalan ini adalah harga mati.
”Kami hadir membawa solusi. Pembangunan Jalan Langgar Jaya adalah prioritas kami agar akses ekonomi dan sosial masyarakat dapat segera pulih. Kami berkomitmen untuk memastikan jalan ini menjadi layak dan aman digunakan,” ujar Bupati Zurdi Nata dengan tegas.
Transformasi Ekonomi: Membawa Kopi Kepahiang ke Level Dunia
Tidak hanya fokus pada fisik, Bupati juga membawa misi transformasi ekonomi melalui sektor perkebunan. Dengan luas lahan mencapai 26.000 hektare dan produksi 21.000 ton per tahun, Kepahiang adalah raksasa kopi di Provinsi Bengkulu. Namun, potensi ini belum dimaksimalkan karena kopi masih dijual dalam bentuk bahan mentah.
Bupati Zurdi Nata mengusulkan pembangunan pabrik pengolahan kopi modern kepada pemerintah pusat. Visi besarnya adalah menciptakan nilai tambah (added value) bagi petani lokal.
”Jika kita memiliki pabrik sendiri, kopi Kepahiang tidak lagi sekadar dijual mentah. Kita akan mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani secara signifikan. Inilah langkah nyata kami menuju kemandirian ekonomi,” jelasnya.
Harapan untuk Sinergi Nasional
Pertemuan yang juga dihadiri oleh Gubernur Bengkulu, jajaran kepala daerah se-Provinsi Bengkulu, serta kepala Bappeda/Bapperida ini diharapkan menjadi titik awal sinergi yang kuat antara daerah dan pemerintah pusat.
Pemkab Kepahiang optimis bahwa usulan ini akan mendapat dukungan penuh dari Kementerian PPN/Bappenas RI. Langkah proaktif ini merupakan bukti keseriusan Pemkab Kepahiang dalam menjawab tantangan zaman, memaksimalkan potensi daerah, dan memastikan setiap jengkal wilayah Kepahiang merasakan dampak pembangunan yang nyata.
Kepahiang terus berbenah. Dengan sinergi, dukungan pusat, dan kerja keras bersama, masa depan Kepahiang yang lebih maju dan sejahtera kini bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah rencana yang sedang diwujudkan.(*/adv)
Penulis : Sri Wahyuni
Editor : Tiwi Supiah









