WARTA ASPIRASI,- Penyelundupan narkotika dengan skala masif kembali terendus di pelabuhan tersibuk di Indonesia. Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil membongkar jaringan internasional yang berupaya memasukkan 3,37 ton cannabis buds asal Thailand, Selasa (1/7/2026)
Operasi yang digelar secara senyap ini berujung pada penangkapan 12 tersangka, yang salah satunya mengejutkan publik karena melibatkan mantan Wakil Bupati (Wabup) Nagan Raya, Aceh, berinisial CU.
Modus yang digunakan para penyelundup tergolong rapi dan memanfaatkan celah jalur perdagangan resmi. Barang haram tersebut dikirim menggunakan empat kontainer melalui Pelabuhan Tanjung Priok dengan tujuan akhir Gresik, Jawa Timur. Untuk mengelabui mata petugas di lapangan, ribuan kilogram cannabis buds berkualitas tinggi tersebut disembunyikan di dalam 500 koper yang diselipkan di balik muatan lateks.
Plt Kepala Biro Humas dan Protokol BNN, Didik Hariyanto, mengungkapkan bahwa pengungkapan ini menjadi preseden baru karena modus penyembunyian yang belum pernah ditemukan sebelumnya di Indonesia. BNN menengarai bahwa kuncup bunga ganja dengan kadar THC tinggi ini bukanlah produk akhir yang akan langsung diedarkan, melainkan bahan baku utama untuk memproduksi cairan vape ilegal yang menyasar pengguna narkotika di dalam negeri.
“Kasus ini kini tengah dikembangkan lebih lanjut untuk memetakan keterlibatan jaringan lain yang mungkin turut bermain dalam arus perdagangan gelap narkoba melalui jalur logistik resmi,” ungkap Didik.(*)
Editor : Tiwi Supiah
Sumber Berita : Siaran Pers BNN RI









