Buttigieg mengatakan keluarganya menjadi sasaran ‘kebohongan bermotif politik’

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Menteri Transportasi Pete Buttigieg mengatakan keluarganya menjadi sasaran “kebohongan bermotif politik” setelah seseorang membuat laporan palsu ke Layanan Perlindungan Anak yang menuduh dia melakukan kejahatan terhadap anak-anaknya.

“Seorang penelepon anonim telah menghubungi CPS,” tulis Buttigieg dalam postingan di Substack pada hari Jumat. “Penelepon tersebut mengatakan bahwa dia telah berbicara dengan seorang wanita yang mengaku telah bertemu dengan saya di sebuah konferensi beberapa tahun yang lalu di Alabama, di mana dia mengatakan bahwa saya mengatakan kepadanya bahwa saya telah melakukan kejahatan kekerasan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, dan penelepon tersebut yakin bahwa anak-anak saya masih dalam bahaya.”

Baca Juga :  Dow naik, Nasdaq tergelincir karena Nvidia memimpin penurunan saham-saham chip, dan harga minyak anjlok

Buttigieg, seorang tokoh Partai Demokrat dan calon calon presiden tahun 2028, menyamakan insiden tersebut dengan “menampar” – ketika seseorang menelepon 911 untuk melaporkan secara salah adanya ancaman, sering kali di rumah tokoh masyarakat – “tetapi dengan Layanan Perlindungan Anak, bukan tim SWAT.”

Pekerja CPS yang ditugaskan menangani kasus ini tidak menemukan apa pun yang bisa membuktikan tuduhan tersebut, kata Buttigieg, seraya menambahkan bahwa dia tidak mengetahui identitas orang yang melontarkan tuduhan tersebut.

Baca Juga :  X menghilangkan pengaturan dalam aplikasi mode malam yang populer

Petugas polisi yang menangani kasus tersebut “menjelaskan bahwa dia yakin kasus ini bermotif politik, dan mengatakan bahwa kasus tersebut tidak akan dirujuk ke jaksa,” tulis Buttigieg. “Dalam wawancara forensik dengan anak-anak tersebut, yang dilakukan oleh personel terlatih, tidak ada yang menimbulkan kekhawatiran.”

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru