Jacinto Teixeira, ayah dari timnas Portugal dan bek Manchester United Diogo Dalot, berbicara tentang hubungan unik antara putranya dan legenda Cristiano Ronaldo. Menurutnya, minat dan kekaguman masa kecil yang sederhana berkembang seiring waktu menjadi persahabatan profesional yang kuat. Hubungan ini mencapai level baru terutama setelah kembalinya Ronaldo ke Old Trafford. Hal ini dilansir Goal.com berita laporan.
Bagi Dalot yang kini mengikuti turnamen besar bersama timnas Portugal, Cristiano Ronaldo bukan sekadar rekan satu tim, melainkan panutan dalam hidup. Dalam wawancara dengan O Jogo, ayah sang pemain mencatat poster Cristiano Ronaldo masih tergantung di kamar putranya. Hal ini menandakan kesetiaan sang bek muda terhadap idolanya.
Bersandingan dengan sang idola
“Cristiano selalu menjadi idola bagi Diogo. Meski sekarang dia tidak tinggal bersama kami, saya masih menyimpan foto-foto Ronaldo di balik lemari dan pintu kamarnya,” kata ayah sang pemain. Menurutnya, Ronaldo mungkin telah melihat masa mudanya dalam diri Dalot—khususnya sifat-sifat seperti kerja keras, tanggung jawab, dan ketahanan.
Kedekatan Dalot dan Ronaldo tidak hanya terlihat di luar lapangan, tapi juga selama pertandingan. Misalnya, setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol ke gawang timnas Uzbekistan, banyak yang memperhatikan dia berlari ke bangku cadangan khusus untuk memeluk Dalot. Momen tersebut menjadi peristiwa tak terlupakan bagi ayah sang pemain.
Berdasarkan statistik, kedua pemain ini sudah tampil bersama sebanyak 28 kali berseragam Portugal sejak turnamen Euro 2020. Menariknya, Dalot hanya memberikan satu assist untuk satu dari 145 gol internasional Ronaldo. Meski demikian, saling pengertian mereka di lapangan sangat dihargai.
Kompetisi dan Disiplin
Diogo Dalot dibedakan tidak hanya karena bakatnya tetapi juga karena disiplinnya. Dia dengan ketat mengikuti saran Ronaldo mengenai nutrisi dan pemulihan fisik. Ini sangat membantu pertumbuhannya sebagai seorang profesional. Pengalaman delapan musim di Manchester United telah mengubahnya menjadi bek serba bisa yang mampu bermain di kedua sisi.
Meski pelatih kepala timnas Portugal Roberto Martinez saat ini lebih percaya pada Joao Cancelo di sayap kanan, Dalot siap masuk ke lapangan kapan saja. Ayahnya menyatakan bahwa putranya berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima dan yakin dia akan mendapatkan tempat di starting lineup selama turnamen.









