Departemen Luar Negeri mengeluarkan “kehati-hatian di seluruh dunia” bagi warga Amerika pada Selasa pagi “karena meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.”
“Kondisi keamanan masih kompleks dengan potensi eskalasi yang tidak terduga,” bunyi pernyataan yang dibagikan oleh kedutaan regional. “Warga Amerika yang saat ini berada di Timur Tengah harus berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan serta bersiap menghadapi kemungkinan pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara secara berkala, dan potensi gangguan perjalanan.”
FILE – Stempel Departemen Luar Negeri difoto di Washington Passport Agency, 12 Juli 2016, di Washington.
Foto AP/Alex Brandon, File
“Harap pantau peringatan keamanan kedutaan dan konsuler, pemerintah setempat, dan berita untuk mengetahui perkembangan terbaru. Warga Amerika di luar Timur Tengah harus mempertimbangkan kembali perjalanan ke dan melalui wilayah tersebut,” tambahnya.
“Fasilitas diplomatik AS, termasuk di luar Timur Tengah, telah menjadi sasaran. Iran dan kelompok yang mendukung Iran mungkin menargetkan kepentingan AS lainnya di luar negeri atau di lokasi yang berhubungan dengan Amerika Serikat dan Amerika di seluruh dunia,” kata pernyataan itu.
Peringatan itu muncul ketika AS dan Iran saling bertukar serangan setiap hari dalam upaya mengendalikan Selat Hormuz.
Hak Cipta © 2026 ABC News Internet Ventures.









