Dow, S&P 500, dan Nasdaq melemah mengakhiri bulan yang bergejolak karena AI mengkhawatirkan pasar

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga minyak melonjak lebih tinggi pada Jumat pagi setelah pembicaraan AS-Iran berakhir di Jenewa pada hari Kamis tanpa kesepakatan dan AS mulai memerintahkan evakuasi dari kedutaan besar di Timur Tengah.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent (BZ=F), yang merupakan patokan harga internasional, melonjak sebesar 2,9% dan berpindah tangan di atas $72,90, sementara minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI) (CL=F) naik lebih kuat sebesar 3% dan diperdagangkan di atas $67.

Kedua produk energi tersebut diperdagangkan pada level tertinggi dalam enam bulan.

Pada hari Kamis, AS dan Iran masih berbeda pendapat dalam isu-isu penting, bahkan ketika Menteri Luar Negeri Oman, Badr Albusaidi, yang menengahi pembicaraan tersebut, mengatakan kemajuan telah dicapai. Kedua belah pihak kini bersiap untuk putaran perundingan berikutnya di Wina, dengan tim teknis – seperti pakar nuklir dan perbankan – diperkirakan akan bergabung.

Baca Juga :  Mamdani 'orang bodoh terhebat dalam sejarah politik': Rapaport

Hal yang lebih menekan bagi harga minyak adalah Amerika terus mengirimkan senjata militer ke wilayah tersebut, mengerahkan lebih banyak aset tempur ke Teluk, dan mulai mengambil langkah-langkah keamanan bagi warga Amerika di wilayah tersebut.

Pada hari Jumat, kedutaan besar AS di Yerusalem mengatakan pihaknya telah mengizinkan evakuasi personel yang tidak penting dan anggota keluarga, dan menyatakan bahwa orang-orang yang termasuk di dalamnya “mungkin ingin mempertimbangkan untuk meninggalkan Israel selagi penerbangan komersial tersedia.”

Baca Juga :  Ja Rule Berdebat Panas dengan Tony Yayo di Pesawat, Tayangan Video

Laporan dari publikasi berita regional juga menyatakan bahwa AS telah memerintahkan evakuasi personel dari kedutaan besar AS di Bagdad, meskipun juru bicara Departemen Luar Negeri membantah klaim tersebut dalam postingan X.

Harga minyak sangat sensitif terhadap potensi konflik di Iran, dengan fokus terbesar di Selat Hormuz, titik persimpangan penting yang dilalui oleh sekitar 20 juta barel produk minyak bumi per hari. Iran, yang sebagian besar menguasai selat itu, mengancam akan menutup jalur perairan tersebut, dan juga mengancam akan melakukan pembalasan jika AS menyerang.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru