Google mulai menurunkan biaya Play Store, sehingga menghasilkan penyelesaian Epic Games

- Redaksi

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semua transaksi yang dijalankan melalui platform Google Play Store dikenakan biaya penagihan sebesar 5 persen—bahkan tarif dasar untuk penerbit yang berpenghasilan kurang dari $1 juta. Google mencatat bahwa biaya penagihan ditetapkan sebesar 5 persen di pasar awal, tetapi mungkin berbeda di wilayah lain.

Lebih banyak perubahan akan terjadi

Tanggal mulai 30 Juni telah ditetapkan dalam penyelesaian pasar awal, namun Google pada akhirnya akan menerapkan perubahan ini secara global. Australia akan bergabung dengan struktur biaya baru pada tanggal 30 September, dan pada tanggal 31 Desember, Jepang dan Korea akan ikut serta. Semua wilayah lainnya akan beralih ke sistem baru pada 30 September 2027.

Baca Juga :  Curaçao vs Pantai Gading LANGSUNG: Tonton streaming TV Grup E Piala Dunia FIFA, skor, prediksi, komentar & pembaruan

Google juga sedang mengerjakan perubahan pada program, yang dikenal sebagai Games Level Up dan Apps Experience, yang dapat menawarkan keringanan biaya kepada pengembang. Program permainannya sudah ada, menawarkan peningkatan visibilitas Play Store sebagai imbalan atas penerapan lebih banyak fitur Google Play. Ini juga akan mencakup biaya transaksi yang lebih rendah.

Program Pengalaman Aplikasi merupakan hal baru dan akan menawarkan kesepakatan serupa untuk konten non-game di Google Play. Program-program ini akan tersedia untuk pengembang di Eropa, Inggris, Australia, dan Amerika pada tanggal 30 September tahun ini. Mereka akan terbuka untuk pengembang di negara lain saat mereka ditambahkan ke sistem penagihan baru.

Baca Juga :  Tampilan Crop Top Millie Bobby Brown Mendapat Sentuhan Mengejutkan untuk Ulang Tahun

Secara keseluruhan, pembaruan ini akan membantu pengembang memperoleh lebih banyak pendapatan di platform Google, namun tidak mengubah keadaan. Google masih memegang kendali penuh atas ekosistem perangkat lunak Android, dan masih mendapatkan keuntungan dari setiap penjualan. Hal ini mungkin berubah ketika Google memasuki tahap penyelesaian berikutnya, yang tidak disebutkan dalam pengumuman hari ini.

Berdasarkan ketentuan penyelesaian, Google juga harus mensertifikasi toko aplikasi pihak ketiga dan mengizinkan mereka beroperasi lebih seperti Play Store di perangkat. Penerapannya mungkin memerlukan waktu lebih lama, terutama karena Google juga mulai menerapkan verifikasi pengembang dalam beberapa bulan mendatang.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru