Hakim mengatakan Pete Hegseth secara tidak sah melakukan pembalasan terhadap Senator Mark Kelly atas video ‘perintah ilegal’

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang hakim federal pada hari Kamis menghentikan upaya Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk menghukum Senator Demokrat Mark Kelly atas desakannya terhadap anggota militer AS untuk menolak perintah ilegal, dan memutuskan bahwa tindakan kepala Pentagon tersebut merupakan tindakan pembalasan yang tidak konstitusional.

Keputusan tersebut diambil dua hari setelah dewan juri di Washington, DC, menolak untuk menyetujui dakwaan yang diajukan oleh jaksa federal terhadap senator Arizona dan beberapa anggota parlemen Partai Demokrat lainnya yang merekam video tahun lalu yang memperingatkan bahwa “ancaman terhadap Konstitusi kita” datang “dari sini, di dalam negeri,” dan berulang kali meminta anggota militer dan komunitas intelijen untuk “menolak perintah ilegal.”

Baca Juga :  Bahas Trail Blazers, Rematch Grizzlies Di Sini!

Secara keseluruhan, penolakan dewan juri dan keputusan Hakim Distrik senior AS Richard Leon merupakan hambatan besar terhadap upaya para pembantu Presiden Donald Trump untuk menggunakan kekuasaan pemerintah untuk menghukum Kelly, pensiunan kapten Angkatan Laut dan mantan astronot, atas partisipasinya dalam video tersebut.

Leon, yang ditunjuk oleh mantan Presiden George W. Bush, menulis dalam keputusan pedas setebal 29 halaman bahwa Hegseth menginjak-injak hak Amandemen Pertama Kelly dan bahwa tindakannya merupakan bentuk pembalasan pemerintah yang tidak diperbolehkan.

Baca Juga :  CL) Vs Stok Produk Rumah Tangga Lainnya

“Bahwa Senator Kelly adalah ‘individu yang sangat setia’ tidak mengurangi haknya untuk bebas dari pembalasan karena menjalankan hak Amandemen Pertama,” tulis Leon. “Senator Kelly ditegur karena menggunakan hak Amandemen Pertama untuk berbicara mengenai masalah yang menjadi perhatian publik.”

Cerita ini sedang hangat dan akan diperbarui.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru