Kapten Atlas Lions mencapai tonggak sejarah 100 caps selama babak 16 besar melawan Belanda, dimenangkan melalui adu penalti. Tempatkan di Kanada pada tanggal 4 Juli ini.
Achraf Hakimi memainkan capsnya yang ke-100 bersama Maroko pada 29 Juni 2026, hari tersingkirnya Belanda di babak 16 besar Piala Dunia. Bek PSG dan rekan satu timnya akan menghadapi Kanada Sabtu 4 Juli ini di babak 16 besar di Houston.
Yang penting
- pilihan ke-100: Achraf Hakimi merayakan capsnya yang ke-100 bersama Maroko pada 30 Juni 2026 melawan Belanda.
- Kualifikasi Heroik: Maroko menang adu penalti 3-2 setelah bermain imbang 1-1, dan Issa Diop menyamakan kedudukan di waktu tambahan (90+1′).
- Pengunduran diri Koeman: Pelatih Belanda Ronald Koeman meninggalkan jabatannya pada 30 Juni setelah tersingkirnya ini.
- final ke-8: Maroko menghadapi Kanada pada 4 Juli 2026 di Houston, dipimpin oleh Michael Oliver.
Seleksi ke-100 dalam pendewaan
30 Juni 2026 akan tetap menjadi tanggal yang terukir dalam sejarah sepak bola Maroko. Hari itu, di stadion BBVA Monterrey, Achraf Hakimi mengenakan jersey Atlas Lions untuk yang ke-100 kalinya. Sebuah langkah simbolis yang diambil di tengah-tengah Piala Dunia, di jantung babak 16 besar melawan Belanda.
Pemain Paris berusia 27 tahun, yang berlatih di Real Madrid, mendapat penghargaan dari Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko (FRMF) selama pertemuan tim di Houston, seperti diberitakan Afrik-Kaki. Sebuah penghormatan yang diberikan setelah kualifikasi yang menyakitkan ini.
Skenario pertandingan dan pengunduran diri Koeman
Tertinggal oleh skor, Maroko mengira harapan mereka telah sirna. Namun di tambahan waktu (90+1′), bek Issa Diop melakukan sundulan yang tak terbendung untuk menyamakan kedudukan. Dinobatkan sebagai man of the match, Diop kemudian melihat rekan satu timnya menang 3-2 melalui adu penalti. Hasil yang kejam bagi Belanda, yang memicu pengunduran diri pelatih mereka Ronald Koeman keesokan harinya, menurut Anadolu Agency. Pers olahraga Belanda menggambarkan eliminasi ini sebagai “petir”.
Pertandingan ini juga akan tetap menjadi pengukuhan kepemimpinan Hakimi, kapten tim yang kini dipimpin oleh Mohamed Ouahbi. Teknisi Maroko ini mampu menyatukan grup yang solid, seperti yang dibuktikan oleh hasil terkini: kemenangan 4-2 melawan Haiti pada 24 Juni dan sukses 1-0 melawan Skotlandia pada 19 Juni.
Konteks di departemen: seorang pemain PSG mengikuti jejaknya di Paris
Bagi suporter Paris, terpilihnya Achraf Hakimi yang ke-100 bukan hanya menjadi kebanggaan Maroko. Bek kanan Paris Saint-Germain menjadi salah satu wajah klub ibu kota. Sejak kedatangannya pada tahun 2021, ia telah tampil di level tinggi, menjadi eksekutif di skuad. Keterlibatannya di Piala Dunia diikuti di kafe-kafe di Porte de Saint-Cloud serta di jalan-jalan komunitas Maroko di Barbès.
PSG melalui laman resminya memuji penampilan pemainnya: “Achraf menunjukkan seluruh mentalitas dan kualitasnya di laga penentuan ini. » Klub asal Paris tersebut kini memiliki dua wakil di babak 16 besar Piala Dunia ini – bersama pemain Spanyol Fabián Ruiz – dan berharap beknya melaju sejauh mungkin sebelum dimulainya kembali Ligue 1 pada bulan Agustus.
Selanjutnya: Kanada di urutan kedelapan
Sabtu 4 Juli 2026 ini, Maroko menantang Kanada di Houston (Texas) untuk memperebutkan tempat di perempat final. Kanada, dipimpin oleh tim atletik, menunjukkan hal-hal hebat di grup mereka: kemenangan 1-0 melawan Afrika Selatan, kekalahan 2-1 melawan Swiss dan kesuksesan besar 6-0 melawan Qatar. Pertandingan akan dipimpin oleh wasit Inggris Michael Oliver, diumumkan Pos panorama.
Bagi Hakimi, tujuannya jelas: memberi Maroko halaman baru dalam sejarah setelah perempat final 2022. Seleksinya yang ke-100 tinggal selangkah lagi. Ia berharap bisa merayakannya dengan lolos ke perempat final malam ini.









