BENGKULU,- PT Bank Pembangunan Daerah Bengkulu (Bank Bengkulu) memancangkan target ambisius dalam peringatan hari ulang tahun ke-55 untuk memperkuat posisi sebagai pemimpin pasar (market leader) perbankan di provinsi tersebut. Perseroan berupaya mengoptimalkan ekosistem ekonomi daerah guna memacu pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan.
Plt Direktur Utama Bank Bengkulu, Iswahyudi, menyatakan bahwa di usia yang telah melewati setengah abad, perseroan berkomitmen untuk menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Fokus utama saat ini adalah memastikan Bank Bengkulu menjadi pilihan utama bagi masyarakat maupun sektor usaha di seluruh Bumi Merah Putih.
“Target kami jelas, Bank Bengkulu harus menjadi nomor satu di daerah sendiri. Kami ingin kehadiran bank ini dirasakan langsung dampaknya pada pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Iswahyudi di sela-sela perayaan HUT ke-55 perseroan.
Penguatan Digitalisasi
Untuk mencapai target tersebut, emiten perbankan daerah ini tengah mengakselerasi transformasi digital guna memperluas jangkauan layanan. Iswahyudi menekankan bahwa efisiensi operasional dan kemudahan akses produk perbankan menjadi kunci dalam menghadapi persaingan dengan bank berskala nasional.
Selain memperkuat basis nasabah ritel, Bank Bengkulu juga membidik penyaluran kredit produktif bagi sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pembiayaan proyek-proyek strategis daerah. Langkah ini diharapkan dapat mendongkrak perolehan laba dan memperbaiki rasio keuangan perseroan di masa mendatang.
“Kami terus melakukan inovasi pada layanan digital untuk memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih cepat dan aman bagi nasabah,” tambahnya.
Sinergi KUB
Langkah strategis lain yang menjadi perhatian adalah optimalisasi Kelompok Usaha Bank (KUB) dengan bank mitra. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas pembiayaan bank, terutama dalam memenuhi regulasi Modal Inti Minimum (MIM) yang ditetapkan otoritas.
Dengan dukungan pemerintah daerah selaku pemegang saham pengendali, Bank Bengkulu optimistis mampu meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dividen yang dihasilkan dari pertumbuhan bisnis yang sehat.
“Dukungan dari pemerintah provinsi, kota, dan kabupaten sangat krusial bagi kami. Kami optimistis, dengan kolaborasi yang kuat, Bank Bengkulu akan menjadi penggerak utama ekonomi daerah,” pungkas Iswahyudi.(*/prw)
Penulis : Andreas
Editor : Tiwi Supiah









