NEW DELHI: Meski mengalami dua kekalahan berturut-turut di IPL 2026, pelatih kepala Delhi Capitals Hemang Badani tetap yakin bahwa timnya telah mengidentifikasi kekurangannya dan siap merespons, menegaskan tim telah “menemukan” area yang menjadi perhatian menjelang pertandingan penting melawan Royal Challengers Bengaluru di Liga Utama India pada hari Sabtu.
Delhi telah merosot ke paruh bawah klasemen setelah kekalahan dari Gujarat Titans dan Chennai Super Kings, namun Badani meremehkan kekhawatiran seputar momentum, alih-alih berfokus pada kejelasan dalam skuad.
IPL 2026: Skor Langsung GT vs KKR
‘Kami telah mengatasi masalah ini’
“Banyak perbincangan mengenai momentum di turnamen seperti ini,” kata Badani dalam konferensi pers jelang pertandingan. “Tetapi saya pikir ini lebih tentang mencari tahu apa yang menjadi perhatian pihak tertentu. Kami sudah menemukan jawabannya, atau setidaknya kami pikir kami telah mengatasi masalah itu.”
Mendukung para pemukulnya untuk memberikan hasil yang baik, Badani menunjukkan bahwa timnya secara konsisten memberikan total kompetitif.
“Kami telah mencetak 190 dan 200. Kami kalah satu kali berturut-turut. Di pertandingan terakhir juga, kami mencetak sekitar 180-190. Ini adalah pertanyaan apakah pemukul kami tampil bagus pada saat itu. Saya pikir kami akan baik-baik saja,” tambahnya.
Kepercayaan terhadap generasi muda tetap utuh
Badani juga mendukung perintis muda Auqib Nabi, yang mengalami debut yang sulit melawan CSK, kebobolan 17 run dalam dua overs.
“Ada dua hal yang membuat kami bekerja keras untuknya – temperamen dan konsistensinya,” jelas Badani. “Dia menjaga keseimbangan. Banyak pemain bereaksi berbeda terhadap naik dan turun, tapi dia tetap sama sepanjang waktu.”
“Dia punya keahlian untuk bermain di level yang lebih tinggi. Semua orang merasa gugup di game pertama, tapi saya pikir dia akan tampil baik untuk kami,” tambahnya.
RCB memberikan tantangan berat
Sementara DC mencari konsistensi, RCB telah muncul sebagai salah satu tim paling seimbang musim ini, dipimpin oleh Virat Kohli yang sedang dalam performa terbaiknya, yang saat ini memegang Topi Oranye. Yang terpenting, pukulan RCB tidak lagi hanya berkisar pada Kohli, dengan kontribusi dari Rajat Patidar, Devdutt Padikkal, Phil Salt dan Tim David memperkuat barisan mereka.
Patidar, khususnya, tampil luar biasa, memimpin enam lagu hit musim ini.
Bagi Delhi, inkonsistensi masih menjadi kekhawatiran utama. Nama-nama berpengalaman seperti KL Rahul, David Miller dan Tristan Stubbs kesulitan mendapatkan ritme, sementara kapten Axar Patel dan spinner Kuldeep Yadav belum mencapai performa terbaiknya.









