Iran menargetkan pangkalan-pangkalan Amerika di Yordania dan Irak karena perang yang berkecamuk menghabiskan persediaan pencegat AS

- Redaksi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa dia tidak percaya Rusia atau Tiongkok menyediakan senjata ke Iran.

Dalam sebuah postingan di Truth Social, Trump mengatakan bahwa ketika dia berada di Beijing pada bulan Mei, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan dia tidak akan “dalam keadaan apa pun” memberikan senjata ke Iran, termasuk senjata dari perusahaan Tiongkok.

“Mengingat hubungan kita, saya menepati janjinya dan, selain itu, saya juga memberikan bantuan yang sangat besar kepadanya,” tulis presiden.

Trump mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin juga mengatakan dia tidak akan menjual senjata ke Iran.

“Dia paham bahwa saya tidak menjual senjata ke Ukraina, tapi ke negara-negara NATO. Mereka membayar harga penuh, dan bagaimana senjata itu didistribusikan, saya tidak tahu,” kata presiden.

Baca Juga :  Pratinjau dan Diskusi Mariners Game #19: SEA di SDP

“Oleh karena itu, dua negara besar yang sering disebut-sebut sebagai Iran, menurut pendapat saya, tidak berpartisipasi,” tulis Trump, seraya menambahkan: “Jika mereka berpartisipasi, maka hal itu akan sangat buruk bagi mereka – tentu saja bukan demi kepentingan terbaik mereka.”

CBS News melaporkan bahwa Rusia dan Tiongkok sama-sama mendukung Iran selama perang, yang diluncurkan bersama oleh AS dan Israel pada 28 Februari.

Berbagai sumber mengatakan kepada CBS News pada bulan Maret bahwa Rusia memberikan informasi intelijen kepada Iran tentang posisi militer AS di Timur Tengah.

Analis di Badan Intelijen Pertahanan, yang merupakan badan intelijen militer Departemen Pertahanan, menilai segera setelah dimulainya perang bahwa Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk menyediakan sistem radar canggih kepada Iran, berbagai sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada CBS News pada saat itu. Teknologi semacam itu akan membantu Teheran mendeteksi dan melacak ancaman yang masuk dengan lebih baik, seperti drone yang terbang rendah dan rudal jelajah.

Baca Juga :  Braves berharap untuk memulai babak kedua dengan kemenangan seri di belakang Owen Murphy

Penilaian intelijen AS juga menunjukkan bahwa Tiongkok sebelumnya telah memberikan citra satelit kepada Teheran, yang digunakan rezim teokratis Islam selama perang, kata dua pejabat AS yang mengetahui masalah tersebut pada bulan April.

Financial Times melaporkan pada bulan April bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran telah menggunakan satelit mata-mata yang dibeli dari Earth Eye Co., sebuah perusahaan Tiongkok, untuk menargetkan pangkalan militer AS di Timur Tengah.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru