Seorang wanita melintasi lapangan yang hampir sepi dengan papan reklame di bagian belakang yang memperlihatkan potret mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang terbunuh dalam kampanye militer AS-Israel, di Teheran, Iran, Selasa, 3 Maret 2026. (AP Photo/Vahid Salemi)
Vahid Salemi/AP
sembunyikan keterangan
beralih keterangan
Vahid Salemi/AP
Beberapa hari setelah serangan udara Israel dan AS menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Israel mengatakan pihaknya menargetkan gedung tempat para ulama Iran akan bertemu untuk memilih penggantinya. Perdana Menteri Israel mengatakan tujuan perang ini adalah untuk menyingkirkan rezim agama yang telah memerintah Iran selama hampir setengah abad. Banyak dari orang-orang yang mungkin merupakan penerus Iran telah terbunuh dalam serangan-serangan tersebut, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang apa dan siapa yang mungkin akan terjadi selanjutnya. Kami mendengar dari koresponden NPR yang meliput Gedung Putih dan Timur Tengah.
Dan ketika mengumumkan serangan AS terhadap Iran, Presiden Trump meminta pasukan keamanan Iran untuk membelot dan agar Iran mengambil alih pemerintahan. Kami mendengar pendapat orang-orang di Iran untuk mengukur kemungkinan hal itu terjadi.









