Kuartal kedua Big Tech baru saja dimulai dan sudah menghadapi tantangan besar

- Redaksi

Senin, 6 April 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuartal fiskal kedua tahun ini secara resmi telah dimulai, dan perusahaan teknologi besar telah menghadapi sejumlah tantangan besar.

Ada pertanyaan mengenai kapan perusahaan akan mulai merasakan keuntungan signifikan atas sejumlah besar dana yang mereka keluarkan untuk pusat data AI; Microsoft (MSFT) sedang menghadapi kinerja saham terburuknya selama bertahun-tahun; dan perang di Iran yang mengakibatkan krisis bahan bakar terus menekan saham beberapa perusahaan teknologi terbesar.

Lihatlah saham-saham Magnificent Seven, dan Anda akan menemukan bahwa masing-masing saham turun mengikuti laporan pendapatan terbarunya, meskipun faktanya sebagian besar dari saham-saham tersebut membukukan hasil yang lebih baik dari perkiraan.

Semua ini merupakan awal yang sangat menarik untuk Q2 bagi Big Tech.

Hyperscaler utama, Amazon (AMZN); Google (GOOG, GOOGL); dan Microsoft, dan Meta (META) akan menghabiskan $650 miliar pada tahun 2026 untuk belanja modal, dengan sebagian besar dari belanja modal tersebut digunakan untuk membangun pusat data AI dan mengembangkan model AI.

Biaya yang sangat besar ini telah berulang kali membuat takut para investor sejak perusahaan-perusahaan tersebut memulai upaya konstruksi besar-besaran mereka, dan kemungkinan besar akan membuat mereka terus menebak-nebak strategi Big Tech sampai uang mulai mengalir ke kas mereka.

Menurut kepala penelitian Gartner John-David Lovelock, pembangunan AI memiliki banyak kesamaan dengan pembangunan infrastruktur cloud di akhir tahun 2000an.

“Mekanisme pasar, realitas bisnis pasar sangat mirip dengan infrastruktur sebagai layanan,” katanya. “Pada tahun 2008, ada 12 atau 14 pemain yang dilacak Gartner, dan kemudian menjadi AWS atau Microsoft. Pasar ini mungkin akan bergerak dengan cara yang sama. Dua, mungkin tiga pemain, pada akhirnya, akan mendominasi pasar ini,” jelas Lovelock.

Para pemain besar di bidang ini tidak akan pergi kemana-mana dalam waktu dekat, namun bagaimana dan di mana mereka mengalokasikan pengeluaran mereka adalah sesuatu yang akan terus dilakukan Wall Street untuk beberapa waktu ke depan.

“Pasar akan terus menjadi sedikit gelisah, dan saya pikir kita bisa melihat beberapa volatilitas dan mungkin melihat beberapa resistensi terhadap kenaikan harga berikutnya untuk beberapa perusahaan ini,” CEO Futurum Group Daniel Newman mengatakan kepada Yahoo Finance.

Baca Juga :  Brock Star: Brock Faber telah menunjukkan pertumbuhannya sebagai pemain bertahan muda NHL

Investor juga terus bertanya-tanya apakah pertumbuhan chip AI dapat terus berlanjut seperti saat ini. Dan menurut pendiri Constellation Research Ray Wang, jawaban singkatnya adalah ya.

CEO NVIDIA Jensen Huang berbicara pada konferensi AI global NVIDIA GTC di San Jose, California, AS 17 Maret 2026. (REUTERS/Carlos Barria/File Photo) · Reuters / REUTERS

“Permintaan itu nyata. Maksud saya, semua orang mencoba mengatakan tidak ada permintaan, tidak ada permintaan, namun pada akhirnya, angka-angka mengatakan sebaliknya,” jelas Wang.

Nvidia (NVDA) tentu saja tidak memperkirakan belanja AI akan melambat dalam waktu dekat. Selama acara tahunan GTC perusahaan bulan lalu, CEO Jensen Huang mengatakan raksasa chip ini memiliki pendapatan lebih dari $1 triliun hingga tahun 2027.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru