Lelang menara KeyBank ditutup dengan penjualan $5,1 juta, pembeli dirahasiakan

- Redaksi

Selasa, 28 April 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

COLUMBUS, Ohio (WCMH) — Gedung KeyBank di Pusat Kota Columbus telah terjual seharga $5,1 juta setelah lelang online selama dua hari, menandai penurunan tajam nilai menara perkantoran 21 lantai dan menggarisbawahi tantangan yang sedang berlangsung di pasar real estat komersial kota tersebut.

Lelang dimulai pada 14 April dan ditutup pada 16 April, menarik banyak penawar dengan tawaran pembukaan ditetapkan sebesar $1 juta. Identitas pemenang lelang belum diungkapkan. Steven Silverman, wakil presiden senior di Friedman Real Estate dan broker yang mengawasi penjualan penerima, mengatakan kepada NBC4 bahwa timnya tidak akan mengungkapkan pembelinya.

Harga jual tersebut menunjukkan penurunan yang signifikan dari transaksi gedung sebelumnya. Properti tersebut terakhir kali dijual dengan harga lebih dari $12 juta pada tahun 2022 kepada Baruch Broad Street LLC, yang kemudian gagal membayar pinjaman terkait dengan pembelian tersebut. Kasus penyitaan yang diajukan pada tahun 2024 akhirnya berujung pada penjualan atas perintah pengadilan.

Baca Juga :  Australia Terbuka 2026 LANGSUNG: Coco Gauff vs Elina Svitolina - skor, radio & pembaruan
Gedung KeyBank di 88 E. Broad St. di Columbus. (Kantor Auditor Kabupaten Franklin)

Terletak di 88 E. Broad St., gedung ini memiliki ruang kantor seluas lebih dari 256.000 kaki persegi dan mengalami penurunan tingkat hunian, diperkirakan sekitar 30%. Penyewa telah menyebutkan masalah pemeliharaan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk masalah pemanasan dan pendinginan, kebocoran air dan pemeliharaan yang tertunda, menurut catatan pengadilan.

Penjualan tersebut mencerminkan ketidakpastian yang lebih luas seputar pembangunan di kawasan Capital Square. Awal bulan ini, Jeff Edwards dari Edwards Companies mengumumkan rencana untuk menghentikan proyek Capitol Square Renaissance, sebuah usulan pembangunan kembali senilai $600 juta yang mencakup beberapa blok di dekat Statehouse.

Proyek ini dibayangkan sebagai transformasi serba guna berskala besar, termasuk unit hunian, ruang perkantoran, ritel, dan kawasan hijau publik. Sebagian dari visi yang lebih luas tersebut telah selesai, termasuk pembangunan Preston Center dan Pembroke.

Edwards mengatakan keputusan untuk menghentikan sementara proyek tersebut didorong oleh kondisi ekonomi dan pasar saat ini, meskipun terdapat keyakinan yang terus berlanjut terhadap prospek jangka panjang Pusat Kota Columbus.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru