NBA mengakui kehilangan panggilan penting di menit-menit terakhir hilangnya 1 poin Warriors

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ofisial dalam pertandingan Warriors-Rockets hari Minggu melewatkan dua keputusan yang seharusnya menguntungkan Golden State, liga mengumumkan Senin.

NBA menyoroti seruan-seruan ini dalam laporan dua menit terakhir kekalahan Dubs 117-116 dari Houston. Dalam kedua kasus tersebut, ofisial tidak menyatakan adanya pelanggaran ketika terjadi.

Panggilan tak terjawab pertama terjadi saat waktu tersisa 1:28 di kuarter keempat. Penyerang Rockets Amin Thompson seharusnya dipanggil karena melakukan pelanggaran penembakan terhadap bintang Warriors Steph Curry, yang kembali ke lapangan pada hari Minggu setelah absen dalam 27 pertandingan karena cedera. Ini mungkin tidak terlalu mengejutkan bagi penggemar lama Warriors yang telah melihat Curry diretas sepanjang kariernya dengan relatif sedikit lemparan bebas yang bisa ditunjukkan.

Baca Juga :  Nolan McLean memulai melawan Diamondbacks

“Thompson (HOU) melompat dari A ke B dan memulai kontak tubuh dengan Curry (GSW) saat dia mempertahankan tembakannya,” tulis liga tersebut.

Curry pada akhirnya melakukan layup yang dilanggarnya, namun itu seharusnya menjadi situasi satu-satu, sehingga menyamakan kedudukan menjadi 112.

Panggilan tak terjawab kedua terjadi hanya 18 detik kemudian, ketika center Houston Alperen Sengun gagal “membersihkan jalur sepenuhnya” dan “berada di area tersebut selama lebih dari tiga detik,” kata laporan NBA. Itu seharusnya merupakan pelanggaran tiga detik dan satu turnover. Sebaliknya, Rockets mencetak gol melalui penguasaan bola itu dan unggul 114-111.

Golden State juga mendapatkan keuntungan dari non-call. Draymond Green seharusnya mendapat peluit karena pelanggaran defensif tiga detik dengan waktu tersisa 46 detik, memberi Rockets lemparan bebas dan penguasaan bola. Sebaliknya, dengan keunggulan 115-114, upaya tembakan Houston gagal dan Warriors berhasil melakukan rebound.

Baca Juga :  Villarreal – Real Sociedad: Duel Eropa membuka hari

Namun, jika keputusan sebelumnya berjalan baik, Houston akan menguasai bola dengan skor 117-115, mengandalkan pelanggaran tiga detik tersebut untuk mencoba keluar dari defisit mereka.

Terlepas dari kesalahan yang diakui, laporan ini tidak akan membalikkan fakta bahwa Warriors kini telah kalah dalam empat pertandingan berturut-turut, dan hampir mengunci unggulan ke-10 di Wilayah Barat dengan empat pertandingan tersisa di musim ini.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru