KEPAHIANG,- Pemkab Kepahiang resmi membuka kegiatan Sosialisasi Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Kepahiang Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Gedung Command Center pada Sabtu (31/1/2026) ini menjadi tonggak awal penjaringan sekaligus pembentukan karakter generasi muda yang berjiwa kepemimpinan dan bernasionalisme tinggi.
Bupati Kepahiang yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Setda Kepahiang, Musi Dayan, membuka secara resmi agenda strategis ini. Turut hadir dalam pembukaan tersebut Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kepahiang Yohanes Medi, jajaran Kepala Bidang Kesbangpol, serta pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Kepahiang.
Dalam sambutannya, Musi Dayan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas antusiasme luar biasa dari para peserta. Ia menekankan bahwa para calon anggota Paskibraka ini merupakan aset berharga yang akan meneruskan estafet kepemimpinan di masa depan.
“Kami dari pemerintah daerah menaruh harapan besar kepada para calon Paskibraka Kabupaten Kepahiang tahun 2026 ini. Semoga melalui gemblengan yang baik, ada perwakilan dari Kabupaten Kepahiang yang mampu lolos dan menjadi anggota pengibar bendera di Istana Negara pada Agustus mendatang,” ujar Musi Dayan.
Wawasan Kebangsaan dan Penguatan Ideologi
Ketua Pelaksana Kegiatan dari PPI Kabupaten Kepahiang, Alif Izzah Aulia, dalam laporannya merincikan bahwa LDK tahun ini diikuti oleh 177 peserta yang merupakan pelajar pilihan dari seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di wilayah Kabupaten Kepahiang.
Untuk memastikan materi tersampaikan secara komprehensif, pelatihan dikemas selama dua hari dengan memadukan dua metode pembelajaran utama, yakni satu hari pembekalan teori di dalam ruangan dan satu hari praktik serta simulasi di lapangan.
“LDK ini dirancang bukan sekadar untuk memberikan pemahaman teknis tentang dasar-dasar kepaskibrakaan. Lebih dari itu, para peserta dibekali dengan materi penguatan ideologi negara serta penanaman rasa cinta yang mendalam terhadap Tanah Air,” kata Alif.
Melalui sinergi antara Pemkab Kepahiang, Badan Kesbangpol, dan PPI, program LDK ini diharapkan tidak hanya melahirkan pemuda-pemudi yang tanggap secara fisik dalam baris-berbaris, melainkan juga mencetak kader bangsa yang berkarakter kuat, berintegritas, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah. (*/adv)
Penulis : Defi Parisa
Editor : Tiwi Supiah









