Permintaan Prancis untuk mengenakan ban lengan hitam untuk menghormati ibu Didier Deschamps ditolak

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten pelatih Prancis Guy Stephan membawa karangan bunga menjelang pertandingan Norwegia untuk menghormati ibu Deschamps. Reuters/Mike Segar

Federasi Sepak Bola Prancis mengatakan kepada wartawan sebelum pertandingan ini bahwa akan ada mengheningkan cipta selama satu menit sebelum pertandingan hari Jumat melawan Norwegia untuk mendiang ibu Didier Deschamps.

Deschamps tidak akan berada di pinggir lapangan hari ini, karena pemakaman ibunya akan berlangsung di Prancis pada hari Selasa. Asisten pelatih Guy Stephan akan memimpin tim Prancis hari ini.

Beberapa menit kemudian, FFF mengeluarkan klarifikasi, setelah FIFA mengatakan kepada mereka bahwa keheningan telah diatur sebelumnya untuk menghormati para korban gempa bumi Venezuela.

Baca Juga :  Kebakaran yang terjadi di Eropa mengungkap bahaya yang memicu krisis kebakaran hutan pada musim panas ini

Permintaan Prancis untuk mengenakan ban lengan hitam untuk menghormati ibu Deschamps juga ditolak oleh FIFA, kata FFF. FIFA telah didekati untuk memberikan komentar.

Deschamps, mantan pemenang Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih, telah melatih tim nasional selama 14 tahun terakhir.

“Pelatih tim nasional sangat sedih mengetahui meninggalnya ibunya pagi ini,” kata FFF dalam pernyataannya, Selasa.

“Sesuai dengan Philippe Diallo, Presiden Federasi Sepak Bola Prancis, yang hadir di kamp pelatihan tim nasional Prancis, Didier Deschamps telah mempercayakan asistennya, Guy Stephan, dengan tanggung jawab memimpin skuad hingga dia kembali. Selama masa yang sangat menyakitkan ini, kami meminta rasa hormat dan pengendalian diri Anda sepenuhnya.”

Deschamps adalah salah satu manajer dengan masa jabatan terlama di sepak bola internasional, ditunjuk pada tahun 2012. Tim Prancis yang dipimpinnya memenangkan Piala Dunia pada tahun 2018 dan mencapai final empat tahun lalu di Qatar.

Baca Juga :  Laporan Cedera Terakhir untuk Bucks-Clippers: Akankah Kawhi Leonard, Kevin Porter Jr. Bermain?

Prancis adalah salah satu favorit untuk Piala Dunia dan lolos ke babak sistem gugur setelah memenangkan pertandingan pembukaan penyisihan grup melawan Senegal dan Irak.

Menurut AtletikModel prediksi jelang pertandingan Norwegia, Prancis akan menghadapi Swedia di babak 32 besar jika berhasil menjadi juara grup.

Koneksi: Logo Edisi Olahraga

Koneksi: Logo Edisi Olahraga

Koneksi: Edisi Olahraga

Temukan polanya. Hubungkan persyaratannya

Temukan hubungan tersembunyi antara istilah-istilah olahraga

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru