Bayern tidak hanya bertandang ke piala dengan gelar juara ke-35 yang diraih berkat kemenangan 4-2 melawan Stuttgart, tetapi juga dengan 17 pertandingan tanpa kekalahan. Tim Munich mampu memenangkan tujuh termuda. Sebaliknya Leverkusen baru-baru ini menderita kekalahan kandang 1-2 melawan FC Augsburg dan hanya berada di peringkat keenam. Dalam dua belas laga kompetisi terakhir, juara 2024 hanya mampu meraih tiga kemenangan.
Kendati demikian, pelatih Bayern Vincent Kompany tak mau memikirkan final pada 23 Mei di Stadion Olimpiade Berlin. “Apa yang kami alami di sana selalu merupakan perjuangan total,” kata warga asli Belgia ini. Pada tanggal 14 Maret terjadi hasil imbang 1-1 di liga di Leverkusen, pada tanggal 1 November 2025 tim Munich menang 3-0 di kandang sendiri. Duel Bayern dan Bayer kerap menjadi program dalam beberapa tahun terakhir, bahkan di luar musim reguler.
“Saya pikir ini duel kedelapan dalam dua tahun melawan Leverkusen. Mereka punya dua pelatih berbeda, tapi kami mengenal para pemain dengan baik dan tahu persis apa yang diharapkan. Kami melihat di pertandingan terakhir emosi apa yang Anda butuhkan – dan emosi mana yang lebih baik ditinggalkan di rumah,” kata Kompany.
Kemenangan terakhir Bayer adalah di piala, dari semua tempat
Pertandingan yang penuh perjuangan juga bisa diharapkan kali ini tanpa Serge Gnabry yang cedera. FC Bayern belum pernah mengalami kekalahan melawan Leverkusen sebanyak lima kali belakangan ini, yang terakhir terjadi pada babak 16 besar Piala DFB musim lalu dengan kekalahan 0-1 di Munich. “Tapi ini bukan soal balas dendam,” tegas Kompany.
Tentu saja, Anda selalu membawa kekalahan di pertandingan berikutnya. “Maka Anda ingin menunjukkan bahwa Anda akan menjadi tim yang lebih baik lagi. Tapi kami hanya membawa apa yang ada di depan kami, bukan apa yang ada di belakang kami. Sekalipun kami merasakan kesuksesan melawan mereka baru-baru ini, termasuk di Liga Champions (3-0 dan 2-0 di babak 16 besar tahun 2025, catatannya),” ujar pria berusia 40 tahun itu.
Anda tidak boleh berpuas diri. “Besok adalah cerita baru. Saya rasa tidak ada di antara kita yang akan meremehkan pertandingan ini.” Dia tidak merasakan tekanan lebih dari biasanya. “Ini adalah pertandingan yang sangat spesial. Anda tidak bisa meremehkannya, namun proses dan persiapannya tetap sama,” tegas pemain Belgia itu.

Leverkusen berharap “semuanya berhasil”
Sementara Munich memegang rekor juara dengan 20 gelar piala, Leverkusen baru bisa merayakannya pada 1993 dan 2024. “Kami tahu kualitas Bayern, tapi kami juga punya kualitas jika semuanya berjalan baik,” kata pelatih Leverkusen Kasper Hjulmand. Di piala, apa pun bisa terjadi dalam sebuah pertandingan, terutama di hadapan penonton yang tiketnya terjual habis. “Selalu merupakan sesuatu yang istimewa untuk bermain di final, di sini kami mempunyai peluang besar untuk melakukannya. Selalu ada peluang pada malam seperti ini, kami akan memberikan segalanya,” janji pemain Denmark itu.
Juara bertahan VfB Stuttgart dan SC Freiburg bersama pemain tim ÖFB Philipp Lienhart juga berpeluang meraih gelar juara. Breisgauers akan mengunjungi VfB sebagai tim luar di semifinal kedua pada Kamis (20.45). Sementara Stuttgart mampu mempertahankan piala untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka dan mengejar gelar kelima mereka, Freiburg hanya satu kali mencapai final. Pada tahun 2022, RB Leipzig asuhan Breisgau hanya harus mengakui kekalahan melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu.









