Prajurit pasukan khusus AS ditangkap setelah diduga memenangkan $400.000 dalam serangan Maduro

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang tentara pasukan khusus AS terlibat dalam penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro ditangkap dan didakwa karena diduga bertaruh pada operasi itu, menghasilkan keuntungan sebesar $400.000.

Perdagangan besar-besaran yang terkait dengan Operasi Resolve Absolut segera menarik perhatian penegak hukum.

Menurut dakwaan yang dibuka pada hari Kamis, Sersan Utama Gannon Ken Van Dyke membuka akun pada akhir Desember di Polymarket, salah satu pasar prediksi paling terkenal. Dia bertaruh sekitar $32.000 bahwa Maduro akan “keluar” pada bulan Januari. Taruhannya sangat kecil.

Van Dyke menghadapi lima tuntutan pidana dan akan hadir di pengadilan untuk pertama kalinya di North Carolina. Van Dyke adalah prajurit aktif yang ditempatkan di Fort Bragg. Tidak ada pengacara yang terdaftar untuknya di berkas pengadilan.

Baca Juga :  Kendaraan Curian Menabrak Toko Perhiasan di Stockton Boulevard, Karyawan Terluka Kritis - Blog Pengacara Cedera Sacramento

Dia diduga membuat 13 taruhan dari 27 Desember hingga 2 Januari, beberapa jam sebelum penangkapan semalam. Jaksa mengatakan Van Dyke mengirim lebih dari $400,000 keuntungannya ke brankas mata uang kripto asing sebelum dia menyimpannya di rekening pialang online.

“Mereka yang dipercaya untuk menjaga rahasia negara kita mempunyai kewajiban untuk melindungi mereka dan anggota angkatan bersenjata kita, dan tidak menggunakan informasi tersebut untuk keuntungan finansial pribadi,” kata Jay Clayton, pengacara AS untuk Distrik Selatan New York.

Baca Juga :  Petaruh Polymarket Sekarang Melihat 'Super Mario Galaxy' Kalah dari Film Marvel saat Box Office-nya Turun

CNN melaporkan bulan lalu bahwa jaksa federal sedang menyelidiki perdagangan Maduro, menurut seseorang yang mengetahui masalah tersebut. Kepala unit penipuan sekuritas dan komoditas di kantor pengacara AS di Manhattan bertemu dengan perwakilan di Polymarket bulan lalu.

Setelah pertaruhan dipasang, militer AS melancarkan operasi rahasia yang mengekstradisi Maduro dari istana kepresidenan di Caracas dalam penangkapan semalam sambil mendapat tembakan keras. Maduro diangkut ke New York untuk menghadapi dakwaan federal terkait penyelundupan narkoba. Dia telah mengaku tidak bersalah.

ABC News pertama kali melaporkan penangkapan hari Kamis.

Cerita ini sedang hangat dan akan diperbarui.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru