Presiden Recep Tayyip Erdoğan pada hari Jumat menerima Wakil Presiden Uni Emirat Arab, Mansour bin Zayed Al Nahyan di Istanbul di tengah meningkatnya hubungan antara Türkiye dan Uni Emirat Arab.
Menurut sumber Turki, pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Kerja Dolmabahçe dan juga dihadiri oleh Menteri Luar Negeri Hakan Fidan.
Dalam pernyataan yang dibagikan di akun X-nya setelah pertemuannya dengan Presiden Erdoğan, Sheikh Mansour mengatakan UEA memandang penguatan kemitraan dan penciptaan peluang kerja sama baru sebagai pilar yang konsisten dalam hubungannya dengan negara-negara di seluruh dunia. Dia menambahkan bahwa kedua belah pihak membahas cara-cara untuk memperdalam kerja sama bilateral dan memperluasnya di berbagai sektor dengan cara yang memenuhi kepentingan bersama dan mendukung pembangunan dan kemakmuran bagi kedua negara.
Kunjungan Erdoğan ke UEA pada bulan Juli 2023 menandai tonggak sejarah baru dalam hubungan ketika kedua negara memutuskan untuk membentuk dewan strategis tingkat tinggi, yang pada dasarnya mengakui satu sama lain sebagai mitra strategis. Sejak itu, hubungan komersial kedua negara meningkat secara signifikan. Sheikh Mohammed adalah tamu Erdoğan pada Juli lalu, dan ikut memimpin pertemuan pertama dewan tersebut, setelah kunjungan terakhir Erdoğan ke negaranya pada Februari 2024.
UEA adalah mitra dagang terbesar Türkiye di Teluk dan volume perdagangan bilateral mencapai sekitar $16 miliar pada tahun 2024. Kedua negara bertujuan untuk meningkatkannya menjadi $20 miliar dalam jangka pendek dan $40 miliar dalam jangka menengah.









