Saham Meta melonjak hampir 9% pada hari Rabu di tengah laporan bahwa perusahaan tersebut memasuki bisnis penjualan layanan komputasi awan dan akses ke model AI.
Mengapa ini penting: Pertumbuhan ekonomi AI yang berkembang pesat telah memicu permintaan yang tak terpuaskan akan kekuatan pemrosesan data, sehingga memperkaya perusahaan-perusahaan seperti Amazon, Google, dan Microsoft.
Memperbesar: Pemilik Facebook dan Instagram ini membentuk bisnis untuk memanfaatkan kelebihan daya komputasi yang terakumulasi melalui investasi besar di pusat data dan infrastruktur AI, menurut laporan Bloomberg.
-
Rencana tersebut dapat mencakup penjualan akses ke model AI, serupa dengan cara Amazon Web Services menyediakan akses melalui penawaran Bedrock-nya.
-
“Meta akan menjalankan pusat data dan chip yang menggerakkan model tersebut, termasuk model Muse Spark miliknya sendiri, dan membebankan biaya kepada pengembang untuk mengaksesnya,” lapor Bloomberg.
-
Perusahaan juga mempertimbangkan untuk menjual kelebihan daya komputasi “mentah” kepada pelanggan luar.
Dampaknya: Saham Neocloud melemah pada hari Rabu di tengah kekhawatiran bahwa Meta dapat menimbulkan ancaman.
-
CoreWeave ditutup turun hampir 14% pada hari Rabu, dan Nebius turun 17%.
-
“Kita pasti bisa memperdebatkan apakah mereka akan atau tidak, tapi kita tahu bahwa Meta berada di salah satu pusat data terbesar di dunia,” tulis analis Bernstein, Madison Rezaei, dalam catatan penelitiannya.
-
Rezaei memperkirakan bahwa perusahaannya telah mengumpulkan kapasitas global sebesar 20 gigawatt dan berharap dapat menghadirkan 14GW lagi secara online dalam beberapa tahun ke depan.
-
“Skala ini dengan mudah menyaingi jejak penyedia cloud,” tambahnya.
Meta menolak berkomentar mengenai laporan tersebut, namun Mark Zuckerberg sendiri telah menyatakan bahwa hal ini adalah suatu kemungkinan.
-
Ia mengatakan kepada para investor pada bulan Mei bahwa penjualan komputasi “pasti akan dilakukan,” seraya menambahkan bahwa “hampir setiap minggu terdapat berbagai perusahaan yang datang kepada kami dari luar dan meminta kami untuk membuat layanan API, atau menanyakan apakah kami memiliki komputasi yang dapat mereka beli dari kami dengan harga yang lebih mahal dibandingkan dengan harga yang kami beli.”
-
“Kami belum melakukan hal tersebut, karena kami berpikir bahwa kami dapat memanfaatkan komputasi tersebut, namun tentu saja jika kami sampai pada titik di mana kami merasa bahwa kami telah melakukan pembangunan yang berlebihan, maka itulah pilihan yang kami miliki, dan itulah yang memberi kami kepercayaan diri untuk berinvestasi dalam membangun hal ini,” katanya.
Intinya: Reaksi pasar yang positif mungkin akan semakin memberanikan Zuck untuk meraih kesuksesan.
AI bergerak cepat. Axios AI+ membuat Anda tetap unggul. Daftar gratis di aksios.com.









