Transaksi short-selling meningkat lebih dari $338 juta. di tengah ketegangan Timur Tengah

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) yang dijadikan patokan ditampilkan di layar di dalam ruang transaksi di Hana Bank di pusat kota Seoul, Rabu. Yonhap

Nilai short-selling saham tumbuh lebih dari 500 miliar won ($338 juta) pada hari perdagangan pertama setelah serangan udara AS dan Israel terhadap Iran, data industri menunjukkan pada hari Rabu.

Nilai transaksi short-selling mencapai 2,46 triliun won pada hari Selasa, naik 518 miliar won dari sesi sebelumnya, menurut data Korea Exchange (KRX), operator bursa utama Korea.

Baca Juga :  Rasikh Salam dari J&K bersinar terang di IPL 2026

Pada hari Selasa, Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) anjlok lebih dari 7 persen karena meningkatnya sentimen penghindaran risiko di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Nilai transaksi short-selling pada hari itu dibandingkan dengan rata-rata harian sebesar 1,9 triliun won pada tahun 2025.

Shortselling adalah strategi investasi menjual sekuritas yang dipinjam dengan tujuan membayarnya kembali dengan saham yang dibeli kemudian dengan harga lebih rendah. Penjual pendek mendapatkan keuntungan dari penurunan harga saham.

Baca Juga :  Cole Young melakukan dua home run; Pelaut menang vs. Malaikat

Harapan bahwa volatilitas akan meningkat di pasar saham lokal, bersamaan dengan penurunan tajam mata uang won Korea, yang pernah jatuh ke level terendah sejak 2009, mungkin telah meningkatkan permintaan short-selling, kata para analis.

“KOSPI terus meningkat tajam pada bulan Januari dan Februari, dan berada pada titik di mana diperlukan pelonggaran sementara untuk menghentikan overheating,” kata Lee Kyoung-min, analis Daishin Securities.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru