SARONNO, Italia — Hujan terus turun saat Amy Garff membawa obor Olimpiade melalui Saronno, Italia, di utara Milan, namun cuaca tidak banyak memperlambatnya.
Dikelilingi oleh keluarga, anak-anak yang bersorak, dan penonton setempat, penduduk asli Utah ini merayakan momennya sebagai bagian dari estafet obor Olimpiade, dan menyebut pengalaman itu tak terlupakan.
“Saya ingat perasaan tahun 2002, dan kegembiraan yang sama,” kata Garff. “Sungguh menakjubkan.”
Pelarian Garff terjadi menjelang Olimpiade Musim Dingin 2026 di Milan-Cortina dan menjelang giliran Utah menjadi tuan rumah Olimpiade pada 2034.
Dia diundang untuk menjalankan sebagian estafet oleh Komite Olimpiade dan Paralimpiade Utah 2034.
Baginya, momen tersebut membawa makna pribadi dan tujuan yang lebih dalam.
Sebelum melangkah keluar untuk berlari, Garff berlatih berjalan dan menyalakan obor di dalam gedung terdekat tempat para pelari hari Rabu berkumpul untuk mendapatkan instruksi.
Saat dia berjalan keluar, dia disambut oleh anak-anak sekolah yang berkumpul untuk menyemangati para pelari dan obor Olimpiade.
Bagi Garff, melihat anak-anak sangat berarti karena platformnya berpusat pada pendidikan dan pengembangan generasi muda.
Melalui yayasan keluarganya, Garff mendukung upaya yang mempromosikan pembelajaran dan literasi bagi siswa di seluruh Utah.
Ini adalah sesuatu yang telah dilakukan yayasan ini selama lebih dari 20 tahun di Utah.
“Jika kita bisa membantu anak-anak ini meraih keunggulan di bidang akademis, atletik, dan di arena apa pun yang mereka pilih, maka itu adalah sebuah kemenangan,” ujarnya.
Antusiasme Garff begitu kuat sehingga keluarganya dengan bercanda harus memintanya untuk memperlambat laju larinya agar mereka dapat mengimbangi laju larinya.
Meski hujan dingin, dia mengatakan pengalaman itu membuatnya sangat terharu.
“Ini adalah kegembiraan. Ini adalah kegembiraan. Saya merasa sangat tersanjung membawa barang penting untuk Olimpiade,” kata Garff.
Estafet obor Olimpiade terdiri dari lari jarak pendek, seringkali hanya berlangsung beberapa menit. Namun, Garff mengatakan makna di balik porsinya akan tetap melekat padanya lama setelah porsinya berakhir.
“Ini adalah perasaan yang tak terlukiskan,” katanya. “Dan saya tidak sabar menunggu masyarakat Utah merasakan hal ini sekali lagi pada tahun 2034.”
Saat Utah bersiap menyambut Olimpiade kurang dari satu dekade lagi, Garff berharap larinya akan membantu menginspirasi generasi muda untuk menganut nilai-nilai keunggulan, rasa hormat, dan ketekunan, baik di dalam kelas maupun di luarnya.
“Saya senang mewakili Utah dengan cara ini. Lari ini sungguh merupakan kegembiraan. Itu adalah kegembiraan yang tercurah. Itu adalah perasaan yang tak terlukiskan,” katanya sambil tersenyum lebar. “Saya bisa saja berlari sejauh bermil-mil. Sungguh luar biasa. Sungguh pengalaman yang luar biasa.”
Poin Penting untuk artikel ini dihasilkan dengan bantuan model bahasa besar dan ditinjau oleh tim editorial kami. Artikel itu sendiri sepenuhnya ditulis oleh manusia.









