Banyak ahli, ahli meteorologi, dan organisasi berita menyebut badai besar yang membawa campuran salju, es, dan suhu dingin yang mematikan di sebagian besar wilayah AS sebagai Winter Storm Fern.
Meskipun istilah ini populer, Fern bukanlah nama resmi badai ini. Itu karena tidak memiliki nama resmi sama sekali. Hanya Layanan Cuaca Nasional yang dapat secara resmi memberi nama badai, dan NWS hanya memberi nama untuk badai tropis seperti angin topan.
Jadi dari mana asal Fern? Saluran Cuaca. Mulai tahun 2012, Weather Channel mulai secara independen memberikan julukan pada badai musim dingin tertentu sebagai cara untuk “meningkatkan kesadaran akan bahaya badai musim dingin”. Salah satu inspirasinya adalah memberikan istilah spesifik yang dapat digunakan orang untuk mencari informasi di era media sosial.
“Ketika Twitter menjadi kekuatan pada tahun 2011, jelas bahwa hashtag akan diperlukan untuk setiap badai, sehingga informasi dapat disaring,” tulis American Meteorological Society pada tahun 2018.
Badan Cuaca Nasional (National Weather Service) mengatakan pihaknya “tidak punya rencana” untuk mempertimbangkan mengadopsi praktik Weather Channel karena, menurut mereka, nama-nama tertentu mungkin justru mempersulit orang untuk menemukan informasi paling penting yang mereka perlukan.
“Kondisi badai musim dingin dapat sangat bervariasi dan mencakup wilayah yang sangat luas, dari satu komunitas ke komunitas lainnya,” kata badan tersebut kepada USA Today. “Sangat penting bagi masyarakat untuk memahami bagaimana badai akan berdampak pada mereka, di wilayah mereka, atau ke mana mereka pergi.”









