KEPAHIANG,- Sebagai langkah mendukung program zero stunting yang menjadi visi misi bupati, Nata-Hafidz, Dinas PUPR meluncurkan program pembangunan 450 unit sanitasi dan MCK yang berasal dari DAK untuk 18 desa yang menjadi salah satu lokus stunting.
“Dana yang dikucurkan mencapai Rp260 juta per desa untuk program ini. Beberapa desa adalah lokus stunting seperti Desa Limbur Baru, Desa Talang Gelompok dan Desa Kelobak. Ada 25 KPM di desa lokus stunting yang menjadi sasaran kita,” kata Kepala Dinas PUPR, Teddy Adeba, ST.
Ia menambahkan adanya program ini diharapkan menjadi daya ungkit kesejahteraan masyarakat. Adanya program ini diharapkan meningkatkan pola hidup bersih dan sehat. Sehingga masyarakat KPM makin sejahtera dan dapat mencegah stunting.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini dapat menjadi salah satu daya ungkit untuk menurunkan angka stunting, sehingga harapan kita Kepahiang dapat zero stunting,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung program ini berjalan sukses dan berlangsung tanpa hambatan.
“Tanpa dukungan semua pihak, tentu progam ini tidak berjalan, sebab itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat turut mendukung program ini,” ungkap Teddy.(*/adv)
Penulis : Agung Mandala
Editor : Tiwi Supiah