Trump mengklaim senjata rahasia ‘discombobulator’ digunakan untuk membantu menangkap Maduro

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Donald Trump mengatakan AS menggunakan senjata yang ia sebut sebagai “discombobulator” untuk menangkap Presiden Venezuela saat itu Nicolás Maduro bulan ini, namun seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa ia kemungkinan besar menggunakan alat yang digunakan oleh militer AS.

“Discombobulator, saya tidak diperbolehkan membicarakannya,” kata Trump kepada New York Post dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Sabtu, namun menambahkan bahwa hal itu “membuat peralatan (musuh) tidak berfungsi” selama penangkapan.

Presiden mungkin menggabungkan beberapa kemampuan menjadi satu senjata yang sebenarnya tidak ada, kata seorang pejabat senior AS kepada CNN. Pasukan AS memang menggunakan alat siber untuk menonaktifkan peringatan dini dan sistem pertahanan Venezuela lainnya selama operasi, dan juga menggunakan sistem akustik yang ada untuk membingungkan personel di lapangan.

Militer AS juga selama bertahun-tahun telah memiliki senjata sinar panas, yang disebut Sistem Penolakan Aktif, yang menggunakan energi yang terarah dan berdenyut. Tidak jelas apakah itu juga digunakan.

Baca Juga :  MCPS Membuka atau Membuka Kembali 62 Sekolah Antara Tahun 1985-2025

CNN sebelumnya melaporkan bahwa ADS, menurut militer AS, adalah senjata tidak mematikan yang menembakkan pancaran gelombang elektromagnetik tak kasat mata yang dapat menjangkau jarak lebih dari setengah mil. Ini menembus kulit manusia dan menciptakan sensasi panas yang menyebabkan orang menjauh dari sinarnya.

Beberapa hari setelah penangkapan Maduro, sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mem-posting ulang komentar yang konon berasal dari seorang penjaga keamanan Venezuela yang mengklaim bahwa AS “meluncurkan sesuatu” selama operasi yang “seperti gelombang suara yang sangat kuat.”

“Tiba-tiba saya merasa kepala saya seperti meledak dari dalam,” tambah satpam tersebut. “Kami semua mulai mengeluarkan darah dari hidung. Ada yang muntah darah. Kami terjatuh ke tanah, tidak bisa bergerak.”

Akun itu belum diverifikasi oleh CNN.

Menurut analisis CNN terhadap operasi 3 Januari, misi AS dimulai dengan serangkaian serangan terhadap sasaran di seluruh negeri, yang melumpuhkan infrastruktur radar, komunikasi dan pertahanan udara serta membuka jalur bagi helikopter AS.

Baca Juga :  Trump mempromosikan stasiun 'Freedom Fuel' yang menjual bahan bakar murah. Bagaimana mereka dapat melakukannya masih belum jelas

Lebih dari 150 pesawat – termasuk pembom, pesawat tempur, platform intelijen dan pengawasan – diluncurkan dari 20 pangkalan di darat dan laut, menurut Jenderal Angkatan Udara Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan AS.

Menurut seorang pakar, AS juga kemungkinan menggunakan drone serang satu arah untuk melakukan serangan di kota pesisir Higuerote, yang merupakan rumah bagi sistem pertahanan udara Venezuela.

Video saat pasukan AS mendarat di dalam kompleks militer Fort Tiuna menunjukkan letusan senjata yang berkelanjutan, yang menurut para ahli militer konsisten dengan Direct Action Penetrator MH-60 Black Hawks, sejenis helikopter serang Amerika, yang menembakkan meriam otomatis 30 milimeter.

Lokasi pasti di dalam Benteng Tiuna tempat Maduro ditangkap, dan rincian apa yang terjadi ketika pasukan AS mendarat di dalamnya, belum terungkap sepenuhnya.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru