BENGKULU,- Kanwil DJP Bengkulu-Lampung menggelar acara Tax Gathering dan Forum Konsultasi Publik 2026 di Ballroom Hotel Mercure Bengkulu, Rabu (29/7). Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Rangka Mengoptimalkan Kepatuhan Perpajakan untuk Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Bengkulu” ini diikuti 110 wajib pajak serta menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dari Pemda, APH dan pelaku usaha.
Acara ini menjadi ruang dialog memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, serta meningkatkan kolaborasi guna mendorong kepatuhan perpajakan secara sukarela. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kanwil DJP Bengkulu-Lampung, Sigit Danang Joyo, Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, Kajati Bengkulu, Saiful Bahri Siregar, serta Kapolda Bengkulu, Yudhi Sulistianto Wahid.
Dalam sambutannya, Sigit Danang Joyo menyampaikan apresiasi kepada wajib pajak yang telah menunjukkan komitmen membayar pajak sebagai kontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan daerah.
“Kepatuhan perpajakan tidak bisa dibangun oleh DJP sendiri. Dibutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan seluruh wajib pajak. Kami ingin memperkuat komunikasi dan memastikan setiap rupiah pajak kembali bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sigit juga memaparkan kondisi ekonomi nasional yang tetap resilien. Pada triwulan II 2026, pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada di kisaran 4,9–5,7 persen, dengan inflasi terkendali di angka 3,34 persen. Menurutnya, fundamental ini menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan.
Ia juga berharap melalui kegiatan ini, hubungan kemitraan dengan wajib pajak dan pemangku kepentingan semakin erat, sehingga mampu meningkatkan kepatuhan sukarela, memperkuat penerimaan negara, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan di Provinsi Bengkulu.
Sementara itu, Sekda, Herwan Antoni, menilai Tax Gathering sebagai ruang strategis untuk menyelaraskan pandangan antara pemerintah daerah, DJP, dan pelaku usaha.
“Kolaborasi ini penting agar kepatuhan perpajakan meningkat dan pertumbuhan ekonomi daerah ikut terdorong,” katanya.(*)
Penulis : Andreas Putra
Editor : Tiwi Supiah









