Dow, S&P 500, Aksi jual Nasdaq meningkat seiring berlanjutnya kehancuran teknologi, bitcoin anjlok

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 04:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kinerja bisnis cloud Amazon (AMZN), AWS, akan diperiksa dengan cermat ketika laporan pendapatannya dirilis nanti, setelah saham Microsoft (MSFT) anjlok minggu lalu, sebagian karena perlambatan pertumbuhan cloud.

Bloomberg melaporkan:

Hal ini tidak menjadi masalah bagi pendapatan Amazon di bulan Oktober, karena sahamnya melonjak hampir 10% menyusul pendapatan yang lebih baik dari perkiraan dari Amazon Web Services, yang juga dikenal sebagai AWS. Namun kini, ketakutan melanda sektor teknologi, dan investor Amazon semakin khawatir bahwa perlambatan Microsoft Azure menunjukkan kelemahan yang lebih luas bagi penyedia cloud.

Baca Juga :  Suku bunga hipotek dan pembiayaan kembali hari ini, Rabu, 8 Juli 2026: Suku bunga terus turun

“Tidak jelas seberapa besar kekecewaan Microsoft yang mungkin disebabkan oleh masalah spesifik perusahaan dan seberapa besar mencerminkan perlambatan keseluruhan dalam ruang cloud,” kata David Miller, kepala investasi di Catalyst Funds, yang memegang saham Amazon di beberapa portofolio. “Jika yang terakhir, hal itu bisa saja terjadi.”

… Hasil yang dicapai Amazon dilatarbelakangi oleh sentimen anti-perangkat lunak yang membebani seluruh sektor teknologi ketika para investor mencoba memilah siapa yang menang dan yang kalah dari ratusan miliar dolar yang dihabiskan untuk mengembangkan kecerdasan buatan.

Belanja modal Microsoft yang agresif terkait AI, di samping melambatnya pertumbuhan Azure, menimbulkan pertanyaan baru tentang kapan investasi ini akan memberikan hasil yang lebih besar.

Baca Juga :  Bingung dengan posisi Warsh? Biasakanlah

“Ini benar-benar tentang apa yang sudah diperhitungkan dalam saham, dan saya pikir apa yang mulai diperhitungkan (Microsoft) adalah tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi, yang selalu sedikit berbahaya,” kata Melissa Otto, kepala penelitian teknologi, media dan telekomunikasi di Visible Alpha. “Kami belum melihat Amazon bergerak naik dengan cara yang sama.”

Baca lebih lanjut di sini.

JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru