KEPAHIANG,- Guna memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemkab Kepahiang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Gerakan Operasi Pasar Murah. Kegiatan ini dipusatkan di Halaman Mall Pelayanan Publik (MPP) Kepahiang selama dua hari, mulai Kamis hingga Jumat (12-13 Maret 2026).
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut Wakil Bupati Kepahiang, Ir. Abdul Hafizh, M.Si, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Kepahiang.
Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP, dalam sambutan menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi lonjakan permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Menjelang hari raya, permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan bahan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, dan komoditas penting lainnya biasanya meningkat tajam. Oleh karena itu, pasar murah ini kita selenggarakan agar stabilitas harga di tingkat pasar bisa tetap terkendali,” ujar Bupati.
Ia menambahkan, program strategis ini tidak hanya bertujuan meringankan beban ekonomi harian masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari komitimen Pemkab Kepahiang dalam mendukung pengendalian inflasi secara nasional.

Sinergi Bersama Distributor dan Organisasi Daerah
Untuk memastikan pasokan barang aman dan dijual di bawah harga pasar, Pemkab Kepahiang menggandeng berbagai pihak dan distributor Bahan Pokok Penting (Bapokting). Beberapa instansi dan organisasi yang turut serta membuka stan dalam operasi pasar ini antara lain Perum Bulog Subdivre Rejang Lebong, Disperkop dan UMKM, Dinas Ketahan Pangan, Bhayangkari Polres Kepahiang dan TP-PKK Kepahiang.
Melalui sinergi ini, masyarakat dapat menebus berbagai kebutuhan dapur dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar konvensional.
Di akhir penyampaiannya, Bupati Zurdi Nata mengimbau warga Kabupaten Kepahiang memanfaatkan momentum pasar murah ini dengan bijak. Ia mengingatkan masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan menghindari perilaku panic buying.
“Pemerintah daerah berharap kegiatan operasi pasar murah ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri sekaligus menjaga kondusifitas stabilitas harga bahan pokok di Kabupaten Kepahiang,” pungkasnya.(*/adv)
Penulis : Defi Parisa
Editor : Tiwi Supiah









