BENTENG,- Cabang olahraga renang menjadi salah satu lumbung medali bagi Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) dalam berbagai ajang kejuaraan di tingkat provinsi. Prestasi teranyar ditunjukkan oleh para perenang muda yang berhasil membawa pulang medali berdasarkan kelompok umur dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Akuatik baru-baru ini.
Ketua Harian Pengurus Kabupaten (Pengkab) Akuatik Benteng, Ajang, mengungkapkan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari persiapan matang yang dilakukan secara konsisten. Menurut dia, para atlet menjalani serangkaian program latihan yang ketat, mulai dari penguatan fisik hingga pembinaan mental bertanding.
“Semaksimal mungkin kami siapkan para atlet mampu memperoleh medali. Hal ini penting untuk menunjang prestasi jangka panjang di bidang renang,” ujar Ajang saat dihubungi wartawan Warta Aspirasi (18/5).
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Benteng, Pery Haryadi. Ia menilai, cabang olahraga renang di wilayahnya memiliki potensi besar karena didukung oleh kemampuan individu atlet yang menonjol.
“Alhamdulillah, kemampuan individu (individual skill) para atlet renang kita terlihat sekali. Porsi latihan yang disiplin sangat memengaruhi hasil di lapangan sehingga mereka bisa terus menyumbang medali,” kata Pery.
Pery juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dedikasi dan kerja keras seluruh tim yang terlibat, mulai dari atlet, pelatih, hingga pengurus cabang olahraga. Ia berharap capaian ini tidak membuat para atlet cepat puas.
“Asah terus kemampuan dan teknik renang yang dimiliki. Jadilah juara yang konsisten,” tuturnya menambahkan.
Dalam Kejurprov kali ini, salah satu penampilan impresif ditunjukkan oleh perenang muda, Alzam Rafif Artanabi. Turun di kelompok umur (KU) 5 tahun pada nomor gaya punggung, Alzam sukses keluar sebagai yang terbaik.
Selain berprestasi di tingkat provinsi, regenerasi atlet renang Benteng juga menunjukkan tren positif di tingkat dasar. Salah satu atlet muda daerah tersebut dilaporkan berhasil menyabet medali emas dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di tingkat kecamatan.(*)
Penulis : Sri Wahyuni
Editor : Tiwi Supiah









