KEPAHIANG,- – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kepahiang terus berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan. Sebagai langkah nyata dalam penguatan ekonomi keluarga, DP2KBP3A secara aktif mengajak seluruh perempuan di Kepahiang berani melangkah menuju kemandirian dan merdeka secara finansial. Langkah strategis ini diyakini mampu menjadi pilar utama dalam mendongkrak kesejahteraan keluarga secara menyeluruh di Kabupaten Kepahiang.
Untuk mewujudkan visi besar tersebut, DP2KBP3A Kepahiang telah merancang agenda taktis berupa pelaksanaan pelatihan kewirausahaan khusus bagi kaum perempuan dalam waktu dekat. Program ini dihadirkan bukan sekadar wacana, melainkan sebagai stimulus nyata agar perempuan di Kepahiang menjadi lebih berdaya, produktif, dan melek finansial. Dalam program pemberdayaan ini, muatan materi yang diberikan akan dikemas secara komprehensif, tidak hanya berfokus pada cara mendapatkan penghasilan tambahan, tetapi juga mengedukasi tata kelola keuangan yang baik serta memperkuat peran penting perempuan sebagai penopang ekonomi keluarga.
Kepala DP2KBP3A Kepahiang, Linda Rospita, menjelaskan bahwa kemerdekaan finansial bagi perempuan memiliki dampak turunan yang sangat luas. Ketika seorang perempuan memiliki kedaulatan ekonomi, maka pemenuhan gizi dan kesehatan keluarga akan jauh lebih terjamin. Lebih dari itu, Linda memaparkan bahwa secara teoritis, ketahanan finansial yang baik pada perempuan dapat menjadi perisai efektif guna menghindarkan mereka dari risiko Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), mencegah eksploitasi ekonomi terhadap anak, hingga memutus rantai pernikahan usia dini yang kerap dipicu oleh faktor kemiskinan.
“Dengan merdeka finansial maka kesejahteraan keluarga lebih mudah digapai. Selain itu, perempuan yang merdeka finansial juga memiliki akses yang baik dalam pemenuhan gizi keluarga,” jelas Linda.
Melalui pelaksanaan pelatihan kewirausahaan yang berbasis pada pemanfaatan potensi lokal ini, DP2KBP3A Kepahiang optimis dapat membuka cakrawala berpikir kaum perempuan secara lebih luas. Dinas berharap program ini mampu menjadi lompatan besar bagi perempuan Kepahiang untuk tumbuh menjadi mandiri, produktif, serta terbebas dari segala bentuk diskriminasi sosial maupun ekonomi.
“Mudah-mudahan dengan pelatihan kewirausahaan yang berbasis potensi lokal, tidak hanya memiliki penghasilan namun mampu membuka wawasan tentang merdeka finansial dan bebas dari segala bentuk diskriminasi,” ujar Linda.
Melalui keseriusan dan berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan ini, DP2KBP3A Kepahiang siap mengawal lahirnya generasi perempuan yang mandiri, tangguh, dan mampu membawa perubahan positif bagi kemajuan Kabupaten Kepahiang. (*/adv)
Penulis : Agung Mandala Putra
Editor : Tiwi Supiah









