DP2KBP3A Kepahiang Komitmen Tekan Angka Pernikahan Dini

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DP2KBP3A Kepahiang, Linda Rospita (dok/warta aspirasi)

Kepala DP2KBP3A Kepahiang, Linda Rospita (dok/warta aspirasi)

KEPAHIANG – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Kepahiang terus berkomitmen menekan angka pernikahan usia dini di wilayahnya. Melalui berbagai program strategis, instansi ini gencar melakukan sosialisasi dan edukasi langsung kepada masyarakat, khususnya generasi muda dan kalangan orang tua.

Kepala Dinas DP2KBP3A Kepahiang, Linda Rospita menegaskan bahwa pernikahan di bawah usia merupakan isu krusial yang membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari semua pihak. Menurutnya, dampak dari pernikahan dini tidak hanya berpengaruh pada kualitas keluarga yang dibangun, tetapi juga berisiko tinggi terhadap kesehatan ibu dan anak.

“Pernikahan dini memicu berbagai risiko yang sangat kompleks, mulai dari tingginya angka stunting, risiko kematian ibu saat melahirkan, hingga kerentanan terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) akibat ketidaksiapan mental dan finansial,” ujar Linda Rospita.

Untuk memutus mata rantai pernikahan dini, DP2KBP3A Kepahiang menerapkan strategi pencegahan dari hulu ke hilir. Beberapa langkah konkret yang saat ini gencar dilaksanakan meliputi Pemberdayaan PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja), Kampanye Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), dan Optimalisasi Program BKB (Bina Keluarga Balita) dan BKR (Bina Keluarga Remaja)

Baca Juga :  Dinsos Rancang Program Peningkatan Kesejahteraan Anak Yatim Piatu

“Kami juga gencar memberikan pemahaman kepada para orang tua agar dapat mengarahkan anak-anak mereka fokus pada pendidikan terlebih dahulu,” jelas Linda.

Ia menambahkan upaya pencegahan ini tidak akan maksimal jika hanya bertumpu pada DP2KBP3A semata. Oleh karena itu, pihaknya terus memperkuat sinergi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kepahiang melalui KUA, dinas pendidikan, pihak desa/kelurahan, hingga tokoh masyarakat.

“Kami mendorong adanya komitmen bersama, termasuk pengetatan pengajuan dispensasi kawin di Pengadilan Agama. Remaja di Kepahiang harus memiliki masa depan yang cerah. Mari kita bersama-sama katakan ‘Say No to Pernikahan Dini’ demi mewujudkan generasi emas Kepahiang yang berkualitas dan berdaya saing,” tutup Linda.

Melalui langkah masif ini, DP2KBP3A Kepahiang berharap kesadaran masyarakat akan terus meningkat, sehingga angka pernikahan anak di bawah umur dapat ditekan secara signifikan demi masa depan daerah yang lebih baik.(*/adv)

Baca Juga :  Permudah Penyusunan LPPD, Bagian Pemerintahan Bakal Gelar Workshop

Penulis : Defi Parisa

Editor : Tiwi Supiah

Berita Terkait

Diduga Oknum Pejabat Seluma Terima Aliran Fee Pengadaan Obat & BMHP
100 Penulis Ikuti Bimtek Kepenulisan, 50 Naskah Terbaik Dibukukan
Gali Budaya Lokal, Dinas Perpustakaan Provinsi Bengkulu Gelar Bimtek Kepenulisan
Menghidupkan Kembali Jantung Kota Bengkulu: Menagih Manfaat Gedung Mess Pemda untuk Rakyat
Aksi Gemilang di Gelanggang Internasional, Pesilat Kepahiang Vionika Persembahkan Perunggu
Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur
Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:25 WIB

2026, “spesial” bagi Luis Lara, dari liga minor hingga kontrak baru dan SM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 03:05 WIB

Skor sepak bola perguruan tinggi, pembaruan langsung: Tennessee vs. Carolina Selatan, Alabama vs. Texas A&M dan banyak lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 02:25 WIB

Dua kembali ke yang terpilih dan perubahan pandangan di belakang: kemungkinan sebelas FC Porto

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Saya tahu Elizabeth Holmes adalah penipu. Jadi mengapa saya mendukungnya?

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Remaja, 18 tahun, mengalami kejatuhan tragis dalam perjalanan karnaval selama festival Cabo San Lucas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:45 WIB

Dominasi interior Wizards seharusnya membuat Bucks berpikir sebelum memperdagangkan Myles Turner

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Kartu yang Menampilkan Permainan Unik Chris Webber

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Anak berusia 2 tahun memasukkan pistol ke mulutnya di tempat penitipan anak di Richmond, menurut catatan negara bagian

Berita Terbaru