Alphabet (GOOGL) telah melakukan pembelanjaan dengan kecepatan yang bahkan akan membuat pembelanja modal paling agresif sekalipun tersipu malu. Perusahaan memperkirakan belanja modal pada tahun 2026 sebesar $195 miliar hingga $205 miliar, dengan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) menyumbang sebagian besar pengeluaran tersebut. Hal ini jelas menimbulkan kekhawatiran bagi para pemegang saham: Berapa lama waktu yang dibutuhkan agar semua server mahal tersebut dapat menghasilkan keuntungan?
CEO Google Cloud Thomas Kurian baru saja memberikan jawaban yang sangat konkret. Berbicara di Goldman Sachs Communacopia + Technology Conference, Kurian mengatakan periode pengembalian agregat pada server AI Google kurang dari dua tahun. Yang lebih penting lagi, ia mengatakan waktu pengembalian modal untuk silikon milik Google kira-kira setengahnya – yang berarti jangka waktu kurang dari satu tahun.
Berita Lainnya dari Barchart
Chip Google Sendiri Mungkin Menjadi Senjata Rahasianya
Google tidak harus membeli semua akselerator AI dari Nvidia (NVDA). Mereka telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan Tensor Processing Unit (TPU) miliknya sendiri, yang memungkinkannya merancang chip sesuai dengan beban kerja spesifiknya.
Kurian mengatakan bisnis akselerator Google, termasuk TPU, sudah dua kali lebih besar dari bisnis akselerator hyperscaler terbesar berikutnya. Dia juga mengatakan Google menawarkan kinerja harga 2,7 kali lebih baik untuk pelatihan AI dan kinerja harga 80% lebih baik untuk inferensi, dibandingkan dengan alternatif yang relevan.
Hal ini membantu menjelaskan mengapa anggaran modal Google yang sangat besar tidak selalu mewakili beban keuangan yang sangat besar, meskipun menghasilkan arus kas bebas negatif pada kuartal terakhir untuk pertama kalinya.
Jika sebuah server membayar sendiri biayanya dalam waktu kurang dari dua tahun – dan silikon berpemilik membayar kembali dalam waktu sekitar satu tahun – Google dapat mendaur ulang modal tersebut ke dalam infrastruktur generasi berikutnya jauh lebih cepat dibandingkan dengan perbandingan sederhana belanja modal tahunan.
Jumlah Cloud Sudah Mengejar
Hasil keuangan memberikan beberapa bukti bahwa strategi tersebut berhasil. Alphabet melaporkan pendapatan Google Cloud sebesar $24,77 miliar pada kuartal kedua, naik 82% year-over-year (YOY), sementara simpanan cloud-nya mencapai $514 miliar. Alphabet juga mengatakan hampir 90% perusahaan Fortune 100 menggunakan Gemini Enterprise. Ini adalah kombinasi yang ampuh — pendapatan yang meningkat pesat saat ini dan kumpulan bisnis kontrak yang sangat besar di masa depan.
Konten di atas dibuat oleh pihak ketiga. Redaksi tidak bertanggung jawab atas isi maupun akibat yang ditimbulkan oleh konten ini. Agregator artikel oleh JetMedia Digital Agency









