Laporan akhir penasihat khusus Jack Smith mengenai dugaan kesalahan penanganan catatan rahasia dan menghalangi keadilan di Mar-a-Lago setelah masa jabatan pertamanya oleh Donald Trump tidak akan dirilis, demikian keputusan hakim Florida yang ditunjuk Trump pada hari Senin.
Keputusan Hakim Distrik AS Aileen Cannon, yang membatalkan kasus yang diajukan Smith terhadap presiden sebelum dia terpilih kembali, merupakan kemenangan besar dalam upaya Trump untuk menyembunyikan temuan penasihat khusus tersebut selamanya dari pandangan publik.
Smith telah menyerahkan laporan terakhirnya yang berjumlah dua jilid kepada Jaksa Agung Merrick Garland sebelum dia meninggalkan jabatannya pada awal tahun 2025. Bagian pertama dari laporan tersebut, yang merinci dugaan upaya Trump untuk membatalkan hasil pemilu tahun 2020, dirilis sebelum Trump kembali ke Gedung Putih. Namun pertarungan hukum yang dilakukan oleh Trump dan para terdakwa lainnya dalam kasus tersebut membuat bagian kedua dari laporan tersebut tetap tertutup.
Cannon mengatakan dalam putusan setebal 15 halaman bahwa “tentu saja tidak lazim” bagi seorang jaksa penuntut yang kasusnya dibatalkan kemudian diizinkan untuk “menyebarluaskan secara publik sejumlah besar penemuan yang dihasilkan dalam kasus tersebut.”
“Pengadilan berusaha keras untuk menemukan situasi di mana mantan penasihat khusus telah mengeluarkan laporan setelah mengajukan tuntutan pidana yang tidak menghasilkan temuan bersalah, setidaknya tidak dalam situasi seperti ini, di mana para terdakwa menentang tuduhan tersebut sejak awal dan masih menyatakan tidak bersalah,” tulisnya.
Cannon, yang menyimpulkan pada tahun 2024 bahwa Smith secara tidak sah menjabat sebagai penasihat khusus, kemudian menegurnya karena menulis laporan tersebut, dengan mengatakan bahwa hal itu melanggar keputusan sebelumnya yang mengakhiri pekerjaan kantornya mengenai masalah dokumen rahasia.
“Pengadilan tidak perlu menyetujui strategi kurang ajar ini atau secara efektif melanggengkan pelanggaran yang dilakukan Penasihat Khusus terhadap perintah Pengadilan ini,” tulisnya.
Cannon menolak permintaan dua mantan terdakwa Trump dalam kasus tersebut untuk memerintahkan agar laporan tersebut dimusnahkan.
Transparansi seputar laporan akhir Smith mengenai kasus federal Florida Selatan terhadap Trump dan dua karyawannya, yang disebut Volume II, masih diuji dalam permohonan banding yang diajukan oleh kelompok transparansi publik.









