Mayat eksekutif Rusia yang hilang ditemukan di pantai Siprus

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NICOSIA, Siprus (AP) — Pihak berwenang di Siprus pada Rabu mengatakan bahwa mayat yang ditemukan bulan lalu di pantai sepanjang garis pantai selatan negara itu telah diidentifikasi sebagai mantan kepala eksekutif perusahaan kalium terbesar Rusia yang ditahan di Belarus pada tahun 2013 atas tuduhan merugikan perekonomian Belarusia.

Polisi di pangkalan militer Inggris di Siprus mengatakan analisis DNA mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut adalah Vladislav Baummertner, 53, yang hilang dari rumahnya di kota pesisir Limassol pada 7 Januari. Jenazah Baummertner ditemukan seminggu kemudian di pantai Avdimou.

Investigasi terhadap keadaan serta penyebab kematian Baummertner sedang berlangsung, menurut polisi Wilayah Pangkalan Kedaulatan Inggris. Kerabat Baummertner telah diberitahu. Avdimou terletak di dalam salah satu dari dua pangkalan militer di Siprus yang dipertahankan Inggris setelah pulau itu memperoleh kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Inggris pada tahun 1960. Pangkalan tersebut memiliki kepolisian dan pengadilan sendiri.

Baca Juga :  Mantan Vol memulai karir pertamanya di NBA

Baummertner adalah CEO Uralkali ketika otoritas Belarusia menempatkannya sebagai tahanan rumah pada bulan September 2013 setelah perselisihan antara perusahaannya dan mitra dagang Belarusia meningkat.

Dia dibebaskan dua bulan kemudian dan diekstradisi ke Rusia di mana jaksa penuntut meluncurkan penyelidikan kriminal terhadapnya atas tuduhan penyalahgunaan jabatan.

Pada saat itu, para analis mengaitkan penangkapan Baummertner sebagai pembalasan atas keputusan Uralkali untuk menarik diri dari usaha patungan.

Uralkali dan perusahaan milik negara Belarusia Potash Co. telah mengekspor komoditas tersebut – bahan utama dalam pupuk – melalui usaha patungan yang pada saat itu menyumbang sekitar seperempat dari kalium dunia.

Baca Juga :  Saham Sandisk Naik Hampir 635% di Tahun 2026. Apakah Masih Bisa Naik?

Uralkali menarik diri dari usaha perdagangan tersebut setelah menuduh pemerintah di Minsk mengizinkan perusahaan milik negara tersebut mengekspor kalium secara mandiri.

Penarikan diri Uralkali menyebabkan Belarusia Potash Co. hampir tidak memiliki staf yang memenuhi syarat dan menimbulkan kekhawatiran akan perang harga. Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengklaim tindakan Uralkali dan Baummertner merugikan perekonomian negaranya.

Baumgartner telah tinggal di Siprus selama beberapa tahun. Dia dilaporkan telah tinggal di sebuah apartemen di atas tempat usahanya di Limassol yang dihuni oleh ribuan ekspatriat Rusia.


JetMedia Digital Agency

Berita Terkait

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang
Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu
Brigade Bersihkan Atap Sumsel: Imbau Pendaki Jaga Kelestarian Dempo
Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026
George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan
Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.
QB Trevor Lawrence Rekap Hari 1 Kamp Pelatihan Jaguar 2026
Dance-Pop Smash Rihanna Melewati Salah Satu Hitnya yang Paling Gerah

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru