KEPAHIANG,- Jelang arus mudik Idul Fitri 2025, Pemkab Kepahiang melalui Dinas PUPR melakukan perbaikan ringan pada titik-titik jalan rusak yang akan dilalui warga hilir mudik. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat melintas di kawasan Kepahiang.
Kepala Dinas PUPR, Teddy Adeba, ST menjelaskan perbaikan jalan sudah mulai mereka kerjakan. Ia yakin sebelum puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 28 Maret 2025, perbaikan jalan sudah tuntas dikerjakan dan sudah bisa dilalui dengan nyaman.
“Sejak awal Februari kami sudah melakukan identifikasi dan pemetaan titik-titik rusak pada ruas jalan kabupaten. Nah saat ini sudah mulai diperbaiki,” jelas Teddy.
Selain melakukan perbaikan ringan pada jalan rusak, pihaknya juga melakukan tebas bayang pada bahu jalan. Ini dilakukan untuk keselamatan pada pengguna jalan. Pada kesempatan itu, ia juga mengimbau pemudik atau pengguna jalan tidak membuang sampah sembarangan di jalan raya saat berkendara.
“Untuk keselamatan dan kenyamanan bersama, kami imbau pengguna jalan tidak asal membuang sampah ke jalan raya. Di ruas-ruas jalan yang rumputnya sudah tinggi dan semak telah kami lakukan tebas bayang,” ulasnya.
Teddy juga meminta warga pemudik melintasi jalan utama untuk menghindari rawan longsor, pasalnya beberapa jalan alternatif berbatasan langsung dengan tebing dan jurang. Kondisi musim hujan seperti saat ini dikawatirkan dapat memicu terjadi longsor atau jalan amblas.
“Kami berharap mudik tahun ini berjalan lancar tanpa hambatan, pada prinsipnya Dinas PUPR selalu sigap dan siaga mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik tahun ini,” ujar Teddy.(*/adv)
Penulis : Defi Parisa
Editor : Tiwi Supiah