Warta Aspirasi,- Pengguna jalan simpang Nakau, Sungai Serut Kota Bengkulu mengeluhkan aktivitas angkutan truk TBS yang melintas. Pasalnya truk bermuatan buah sawit yang kerap melintas terpantau over dimension over load (ODOL) dan tanpa dilengkapi jaring atau penutup TBS, sehingga dapat mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan.
Pantauan wartawan di lapangan menunjukkan sejumlah truk bak kayu dan dump truk tampak membawa muatan TBS hingga menggunung melebihi kapasitas bak (over kapasitas). Ironisnya, muatan yang menjulang tinggi tersebut tidak dilapisi dengan jaring pengaman, sehingga sangat rentan jatuh dan menimpa pengendara di belakangnya.
Seorang warga setempat, Asmuni menyampaikan bahwa kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan sangat mengkhawatirkan, terutama saat jam sibuk.
“Muatannya sering melampaui batas atas bak truk. Tanpa jaring penutup, buah sawit atau brondolan bisa jatuh kapan saja. Ini sangat berbahaya bagi kami yang menggunakan sepeda motor, apalagi kalau truk melaju di jalan yang tidak rata,” ungkapnya, Rabu (22/4).
Selain risiko muatan jatuh, truk dengan kondisi ODOL ini juga dituding menjadi penyebab utama cepat rusaknya infrastruktur jalan. Beban kendaraan yang tidak sesuai dengan kelas jalan membuat jalan mudah retak dan bergelombang.
Pelanggaran Aturan Lalu Lintas
Sesuai dengan UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, setiap kendaraan angkutan barang wajib memperhatikan tata cara pemuatan, daya angkut, dan dimensi kendaraan. Pengabaian terhadap aspek keselamatan, seperti tidak memasang jaring penutup, dapat dikenakan sanksi pidana maupun denda.
Masyarakat berharap pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan segera mengambil tindakan tegas. Penertiban di titik-titik rawan seperti simpang Nakau dianggap mendesak untuk dilakukan sebelum memakan korban jiwa.
“Kami minta aparat jangan tutup mata. Harus ada tilang atau tindakan tegas bagi sopir dan pemilik DO yang membiarkan armada mereka beroperasi tanpa standar keamanan yang jelas,” tegas Asmuni.
Ia juga berharap pihak terkait segera melakukan pengawasan rutin dan memberikan edukasi kepada para pemilik usaha angkutan sawit demi keselamatan bersama di jalan raya.(*)
Penulis : Andreas
Editor : Tiwi Supiah









