Menembus Batas Formalitas: Mengembalikan Ruh Monitoring dan Evaluasi di Era Banjir Aplikasi

- Redaksi

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: 
Lailatus Sa’diyah
Mahasiswa Fisipol Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi

TULISAN ini berangkat dari perspektif New Public Management (NPM) yang menekankan pentingnya efektivitas, efisiensi, pengukuran kinerja, serta orientasi pada hasil dalam penyelenggaraan pemerintahan. Dalam pendekatan ini, keberhasilan suatu program tidak hanya diukur dari kepatuhan terhadap prosedur administratif, tetapi juga dari manfaat nyata yang diterima masyarakat. Selain itu, tulisan ini juga memanfaatkan perspektif Good Governance yang menempatkan transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan responsivitas sebagai prinsip utama tata kelola pemerintahan yang baik. Melalui kedua perspektif tersebut, monitoring dan evaluasi dipahami bukan sekadar instrumen pelaporan, melainkan sarana pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan untuk memastikan kebijakan publik berjalan secara efektif dan berdampak.

Baca Juga :  Bangun Kepahiang Dinas PUPR Usulkan Rp70Miliar ke Pusat

Dalam kerangka tersebut, perkembangan digitalisasi birokrasi seharusnya memperkuat fungsi monitoring dan evaluasi sebagai alat pengambilan keputusan berbasis data, bukan sekadar memperbanyak mekanisme pelaporan administratif.

Transformasi digital telah menjadi salah satu agenda utama dalam reformasi birokrasi Indonesia. Pemerintah pusat maupun daerah berlomba-lomba mengadopsi teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat proses administrasi, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas. Berbagai aplikasi, sistem informasi, dan platform digital bermunculan dengan tujuan memudahkan pekerjaan sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Di atas kertas, perkembangan ini tentu merupakan kemajuan yang patut diapresiasi. Banyak proses yang dahulu membutuhkan waktu berhari-hari kini dapat diselesaikan hanya dalam hitungan menit. Data yang sebelumnya tersebar di berbagai dokumen fisik kini dapat diakses melalui satu layar komputer. Komunikasi antar instansi menjadi lebih cepat, dan pelaporan dapat dilakukan secara real time. Namun, di tengah semangat digitalisasi tersebut, muncul sebuah pertanyaan yang perlu terus dikaji secara kritis. Apakah bertambahnya aplikasi dan sistem informasi benar-benar menghasilkan tata kelola yang lebih baik? Ataukah kita justru mulai terjebak dalam situasi di mana teknologi menjadi tujuan, bukan alat untuk mencapai tujuan?

Baca Juga :  Sinergi Kuat Pemkab dan Polres Kepahiang: Tanam Jagung Hibrida Sukseskan Swasembada Pangan Nasional

lanjut hal…2

Berita Terkait

Dari Bengkulu untuk Dunia: Ikhtiar I Nyoman Candra Menjinakkan Karbon Mikro
Ekspansi Pasar, SPayLater Garap Potensi Jakarta Fair Kemayoran
Marsu Juanah, S.Si., Gr. Jejak Juara Sejak Sekolah Dan Kuliah, Pimpin SDIT Rabbani Kota Bengkulu Periode 2026–2029
BNN Gagalkan Penyeludupan 3,37 Ton Cannabis Buds, Mantan Wabup Nagan Raya Terlibat
Gempa 3SR Guncang Barat Laut Enggano
Aliansi Advokat Yogyakarta Sampaikan Petisi Dukung Tiyo
Optimalisasi Penerimaan Pajak, Kanwil DJP Bengkulu-Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemprov
Semangat Harganas, Sinergi Lindungi Generasi dari Ancaman Digital

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:07 WIB

Pembaruan langsung: Colt Gray, tersangka penembakan sekolah di Georgia, mengaku bersalah, dan para korban memberikan pernyataan dampak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:54 WIB

Pesawat tempur F-16 Ukraina membuat sejarah dalam menyerang jet Su-35 Rusia

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:41 WIB

Tanggapan Sempurna Tracee Ellis Ross Tentang Tidak Memiliki Anak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:14 WIB

Penyanyi Chris Brown mengaku bersalah atas keributan atas konfrontasi klub London | Kejahatan

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:00 WIB

Penyanyi Chris Brown mengaku bersalah atas perkelahian di klub malam London

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:35 WIB

Pemain sepak bola Uruguay Bruno Betancor meninggal pada usia 22 tahun

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:22 WIB

Taruhan Terbaik WTA Prague R16 Termasuk Bouzkova vs Lee

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:08 WIB

Badosa memperpanjang kemenangan beruntunnya melawan Udvardy dan bersatu kembali dengan Sherif

Berita Terbaru