Optimalisasi Sosialisasi Cegah Kekerasan pada Perempuan dan Anak

- Redaksi

Sabtu, 27 Juli 2024 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta rapat lintas sektoral terkait upaya pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak

Para peserta rapat lintas sektoral terkait upaya pencegahan kekerasan pada perempuan dan anak

KEPAHIANG, – Masih adanya kasus kekerasan pada perempuan dan anak di Kepahiang menjadi topik pembahasan saat rapat koordinasi dan kerjasama lintas sektor yang diselenggarakan pada Jumat (26/7) di Command Center Pemkab Kepahiang.

Sebagai upaya pencegahan terhadap kasus kekerasan pada perempuan dan anak tersebut diperlukan optimalisasi sosialisasi pencegahan pada semua kalangan, dengan harapan efektif mengurangi dan mencegah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

BACA JUGA: Formapabel Minta Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Siswa

“Makanya kita melihat ini tidak akan bisa dilakukan pemeritah Kabupaten Kepahiang sendiri, kita perlu mengajak seluruh elemen dan stakeholder yang ada di Kabupaten Kepahiang untuk bagaimana kita memikirkan, bagaimana kita mengatasi, bagaimana kita mencegah ini untuk bersama-sama,” ujar Asisten II Setdakab. Hairah Aryani.

Baca Juga :  Pemerintah Berikan Insentif PPN DTP Kendaraan Listrik

Kedepan, semua pihak aktif melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah, kelompok perempuan, komunitas-komunitas untuk memberikan pemahaman terkait kekerasan pada perempuan dan anak. Apalagi, dalam beberapa kasus pelaku dan korban adalah orang dekat.

“Yang jelas untuk akan datang kita akan turun ke sekolah-sekolah dan kita akan lebih intens lagi sosialisasikan kepada organisasi-organisasi yang ada di Kabupaten Kepahiang,” kata Hairah Aryani.

Ia menjelaskan kasus kekerasan pada perempuan dan anak di tahun 2022 sebanyak 59 kasus dengan korban 103 orang. Tahun 2023 sebanyak 47 kasus dengan korban 100 orang. Kemudian di tahun 2024, hingga Juli terdapat 16 kasus dengan korban 19 orang.

Baca Juga :  Ekspansi Pasar, SPayLater Garap Potensi Jakarta Fair Kemayoran

“Tahun 2022, kekerasan pada anak ada 35 kasus dengan korban 52 orang, dan kasus kekerasan pada perempuan sebanyak 24 kasus dengan korban 51 orang. Di tahun 2023 ada 27 kasus anak dan korban mencapai 74 orang. Dan kasus kekerasan terhadap perempuan 17 kasus dan korban mencapai 26 orang. Sedangkan untu 2024, sampai saat ini tercatat ada kasus anak 11 dan korban 12 orang. Dan kasus kekerasan perempuan 5 kasus dengan 7 orang korban. (*)

Penulis : Anggita

Editor : Tiwi Supiah

Berita Terkait

Kisah Inspiratif AKBP Yenni Diarty, Polwan Pertama yang Memimpin Bojonegoro
Ekspansi Pasar, SPayLater Garap Potensi Jakarta Fair Kemayoran
Akselerasi UMKM: HIPMI Bengkulu Bidik Standardisasi dan Reaktivasi Kawasan
Penjaga Pantai mencari korban selamat setelah serangan terhadap kapal yang diduga narkotika
Avdija dan Trail Blazers mengunjungi musuh konferensi San Antonio
Ballroom Gedung Putih: Trump berbelanja marmer di Florida
SOROTAN UNTUK ‘ABC NEWS LIVE PRIME BERSAMA LINSEY DAVIS,’ JAN. 5-9
Gagal Tahun Ini, Jalan Water Park Dibangun Tahun Depan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Polres Benteng Salurkan Bansos pada Korban Kebakaran Desa Tiambang

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:45 WIB

Bikin Bangga! Tembus Kancah Nasional, 6 Siswa SMPN 3 Benteng ‘Taklukkan’ Jamnas XII Cibubur

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Bertabur Hadiah, Bank Bengkulu Sukses Gelar Penarikan Undian Nasional Simpeda

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bank Bengkulu Jadi Tuan Rumah Seminar Nasional dan Undian Simpeda XXXVII-2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Bank Bengkulu Dukung Perlindungan 1.000 Atlet KONI Bengkulu

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:44 WIB

Hampir Satu Dekade Menguasai Pasar, Dulux Sabet Top Brand Award 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:36 WIB

George dan Amal Clooney mengevakuasi rumah Prancis di tengah kebakaran hutan

Jumat, 31 Juli 2026 - 01:23 WIB

Ballroom Trump Semakin Maju. Legalitasnya Masih Dipertanyakan.

Berita Terbaru