KEPAHIANG,- Sekda Kepahiang, DR. Hartono, S.Pd, SH, M.Pd, MH mengimbau seluruh bendahara OPD mengupdate, memahami dan mematuhi regulasi pajak terbaru. Sehingga, tidak lagi terdapat kasus bendahara salah potong pajak atau kelebihan dalam membayar pajak.
“Tolong bendahara OPD mengupdate informasi mengenai pajak dan betul-betul pahami regulasi tentang pajak ini. Yang tidak paham segera koordinasi dengan kantor pajak. Jangan sampai beberapa kasus salah potong pajak terulang lagi,” imbau Sekda.
Ia menambahkan ada perubahan dalam PP58/2023, dengan demikian maka bendahara harus cepat memahami perubahan-perubahan itu. Salah satu perubahan itu, dijelaskan Sekda adalah tarif efektif yang dikenakan atas penghasilan bruto, baik secara bulanan maupun harian. Tarif ini berlaku untuk masa pajak kecuali pada masa pajak terakhir. Pada masa pajak terakhir, perhitungan PPh akan menggunakan tarif PPh Pasal 17 ayat (1) huruf a UU PPh.
Bahkan ia menyarankan agar bendahara yang belum paham dapat berkonsultasi dengan petugas KPPP Curup.
“Jangan malu bertanya dan mencari informasi, daripada nanti salah dalam penerapan. Kita sudah MoU dengan kantor pajak pratama Curup. Nah silakan bagi yang belum paham agar konsultasi mandiri,” ulasnya.(*/adv)
Penulis : Agung Mandala
Editor : Tiwi Supiah