Warta Aspirasi,- Strategi Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) menanggulangi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika semakin diakui secara internasional. Teranyar, Republik Seychelles menyatakan ketertarikannya untuk mempererat sinergi dan mengadopsi sistem penanganan narkoba milik BNN RI sebagai model percontohan (role model).
Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Kepala BNN RI, Marsekal Madya Pol. Dr. Suyudi Ario Seto, S.I.K., M.H., dengan Duta Besar Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/2). Pertemuan yang dikemas dalam agenda buka puasa bersama tersebut menjadi ruang diskusi strategis mengenai penguatan kerja sama lintas negara.
Nico Barito menyampaikan bahwa ketertarikan Seychelles didasari oleh efektivitas sistem yang dibangun BNN selama ini. Sebelumnya, Seychelles tercatat telah mengirimkan delegasi secara resmi untuk mempelajari metode pencegahan serta program rehabilitasi yang dijalankan oleh BNN di Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Seychelles juga menyatakan harapannya agar di masa depan BNN RI dapat memiliki kantor perwakilan di negara kepulauan tersebut guna memfasilitasi pertukaran keahlian secara berkelanjutan.
Langkah ini mempertegas posisi BNN RI dalam diplomasi internasional terkait isu narkotika, sekaligus membuktikan bahwa pendekatan yang diterapkan Indonesia dipandang kredibel untuk diimplementasikan di tingkat global.(*)
Penulis : Andreas Putra
Editor : Tiwi Supiah









