KEPAHIANG,- Pemerintah Kabupaten Kepahiang resmi menerjunkan 164 petugas Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan potret lanskap perekonomian daerah secara riil. Akurasi data yang dihasilkan dari pencacahan lapangan ini nantinya akan menjadi fondasi krusial bagi arah kebijakan pembangunan dan investasi di Kepahiang pada masa akan datang.
Pelepasan ratusan petugas tersebut ditandai dengan apel siaga di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kepahiang, Senin (15/6/2026). Hadir dalam acara tersebut Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosantik) Kushadi Cahyadi, serta Kepala Bagian Administrasi Ekonomi, Piisman Tasir.
Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kejujuran responden dan profesionalisme para petugas di lapangan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pelaku usaha dan masyarakat bersikap terbuka.
“Saya mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat Kabupaten Kepahiang untuk mendukung penuh pelaksanaan sensus ini. Mari kita terima petugas sensus dengan baik dan berikan data yang jujur, lengkap, serta apa adanya,” ujar Nata sapaan akrab bupati.

Menurutnya, data ekonomi yang bias atau tidak akurat berpotensi melahirkan kebijakan pembangunan yang salah sasaran. Sebaliknya, basis data yang solid akan membantu pemerintah daerah dalam memetakan potensi pelaku usaha, mulai dari skala mikro hingga besar, serta merumuskan intervensi ekonomi yang tepat target.
Secara khusus, bupati juga mengingatkan para petugas sensus yang akan mendatangi rumah warga dan kawasan usaha agar menjaga integritas, profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan yang humanis.
“Saudara sekalian memegang peran penting dalam memastikan data yang dikumpulkan benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Bangun komunikasi yang baik dengan masyarakat agar proses pengumpulan data berjalan lancar,” tegasnya.
Sebagai simbol dimulainya masa pencacahan lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Kepahiang, acara diakhiri dengan pemasangan tanda pengenal secara simbolis kepada perwakilan petugas serta pelepasan balon ke udara. Pencacahan ini diharapkan mampu memotret struktur ekonomi Kepahiang secara utuh pascapandemi dan di tengah dinamika ekonomi global saat ini(*/adv)
Penulis : Andreas
Editor : Tiwi Supiah









